Ratusan ASN di Sleman Diswab, 11 Orang Positif Covid-19

Priyo Setyawan, Koran SI · Selasa 29 Juni 2021 03:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 29 510 2432324 ratusan-asn-di-sleman-diswab-11-orang-positif-covid-19-QkeFg8SwSn.jpg ASN Sleman dites swab Covid-19 (Foto: Priyo Setyawan)

SLEMAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman, Yogyakarta kembali menggelar swab antigen massal bagi aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Sleman di pendopo Parasamya, Pemkab Sleman, Senin (28/6/2021). Kegiatan ini sebagai tindaklanjut setelah ada 105 ASN dari beberapa organiasi perangkat daerah (OPD) selama Juni 2021 diketahui positif Covid-19.

Untuk itu, sebagai upaya pencegahan penyebaran kasus Covid-19 dan klaster baru Covid-19, maka dlakukan swab tersebut. Maka, ASN yang kontak erat dengan ASN tersebut diswab.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Joko Hastaryo, mengatakan tercatat ada 200 ASN yang terdaftar mengikuti swab ini. Dari jumlah itu diketahui ada 11 ASN hasilnya positif.

Baca Juga:  25 Daerah di Jateng Zona Merah Covid-19, Ganjar: Satu Pulau Mesti Kompak!

Sesuai dengan prosedur mereka yang rapid swab antigennya positif jika sebelumnya ada gejala awal Covid-19 akan dilakukan swab PCR. Namun, bila tanpa gejala, mereka harus isolasi mandiri selama 14 hari.

“Dari 11 orang yang hasilnya swab antigen positif semuanya tanpa gejala, sehingga mereka harus isolasi mandiri,” kata Joko.

Kabag Humas Pemkab Sleman, Savitri Nurmala Dewi menambahkan, swab massal ini merupakan kegiatan yang keempat. Hal tersebut dilakukan karena ada ASN yang positif Covid-19. Swab sebelumya dua dilakukan di pendopo parasamya dan satu kali di OPD dan kali ini dilakukan di pendopo parasamya lagi.

“Selain ASN dari beberapa OPD, swab kali ini juga diikuti dari instansi vertikal yang ada di Pemkab Sleman yang ASN ada yang positif Covid-19,” tambahnya.

Baca Juga:  Gunakan APD, Petugas Angkut Limbah Infeksius di Rusun Nagrak

Secara akumulas kasus Covid-19 di Sleman, Senin 28 Juni 2021 pukul 18.00 WIB terkonfirmasi 22.221 orang. Rinciannya dirawat 4.932 orang, sembuh 16.662 orang dan meninggal 627 orang.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini