Karena fungsinya yang digunakan sebagai tempat pemandian para selir kerajaan, maka bangunan ini dibuat dengan tembok tinggi dan sangat tertutup, hingga tak sembarang orang yang bisa masuk ke dalamnya tanpa seizin sultan.
Konon menara di bagian tengah digunakan oleh sultan untuk melihat para selir mandi. Dari jendela menara tersebut, Sultan kemudian memilih salah satu selir dengan melemparkan bunga. Selir yang terpilih akan dipanggil ke menara. Sementara selir lainnya kembali ke keraton.
Kolam di tengah adalah tempat selir keraton membersihkan badan serta persiapan ketika Sultan akan memanggil, dengan cara mandi bersama. Kolam itu dapat menampung puluhan selir.
(Awaludin)