Varian Delta 8 Kali Kurang Peka terhadap Antibodi yang Dihasillkan Vaksin

Antara, · Rabu 07 Juli 2021 05:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 07 18 2436657 varian-delta-8-kali-kurang-peka-terhadap-antibodi-yang-dihasillkan-vaksin-8jejcfyXLr.jpg Vaksin covid-19 di India (Foto: Antara/ Reuters)

NEW DELHI - Sebuah studi yang dilakukan terhadap 100 tenaga kesehatan di tiga pusat di India menemukan varian Delta delapan kali kurang peka terhadap antibodi yang dihasilkan oleh vaksin Covid-19.

Penelitian itu, yang dinamai "Sars-Cov-2 B.1.617.2 Deltavariant Emergence and Vaccine Breakthrough: Collaborative Study", juga menemukan bahwa varian tersebut memiliki kapasitas yang jauh lebih tinggi untuk menginfeksi orang lebih banyak.

Studi kolaboratif India itu dilakukan bersama dengan ilmuwan dari Cambridge Institute of Therapeutic Immunology and Infectious Disease (CITIID).

(Baca juga: Akhiri Penantian Selama 40 Tahun, Peneliti Inggris Mulai Uji Vaksin HIV)

"Varian Delta B16172 tidak hanya mendominasi infeksi terobosan vaksin dengan viral load pernapasan yang lebih tinggi dibanding infeksi non delta, namun juga menghasilkan penularan yang lebih luas di antara petugas kesehatan yang divaksin lengkap, dibandingkan dengan varian lainnya B117 (varian Alpha) atau B16171 (varian Kappa)," menurut temuan studi tersebut.

Riset itu mengungkapkan bahwa varian Delta kurang peka terhadap antibodi penetral dari penyintas, dengan "efisiensi replikasi yang lebih tinggi" dibandingkan varian Alpha.

(Baca juga: Tanah Longsor di Jepang, 24 Orang Masih Hilang)

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini