Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Anggota Paspampres Bersitegang dengan Petugas di Pos Penyekatan PPKM Darurat

Riezky Maulana , Jurnalis-Kamis, 08 Juli 2021 |11:05 WIB
Anggota Paspampres Bersitegang dengan Petugas di Pos Penyekatan PPKM Darurat
Tangkapan layar media sosial
A
A
A

JAKARTA - Seorang anggota Paspampres, Praka Izroi Gajah terlibat kericuhan dengan petugas Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang sedang melakukan penyekatan di Jl. Daan Mogot, Jakarta Barat, Rabu (7/7/2021).

(Baca juga: Wapres Ma'ruf Tidak Gunakan Buzzer untuk Bungkam Kritik Mahasiswa)

Kejadian ini dikarenakan sikap petugas yang menjaga PPKM darurat yang dengan keras melarang Praka Izroi melintasi lokasi penyekatan. Padahal Praka Izroi sudah menyampaikan dirinya adalah anggota Paspampres yang hendak menuju ke satuannya untuk mengikuti apel.

Akan tetapi, petugas yang berjaga tak bisa mempercayainya begitu saja. Mereka meminta Praka Izroi menunjukkan KTP dan kartu tanda anggota.

(Baca juga: Heroik! Ini Aksi Prajurit TNI yang Jadi Perbincangan Dunia)

"Memangnya kalau kamu Paspampres mengapa? Mana KTPmu, mana kartu anggotamu, mana? Buka dulu," kata seorang petugas dilihat dari channel Youtube Richi NF Kamis (8/7/2021).

"Ada bang," jelas Praka Izroi sambil membuka isi dompetnya.

Sayangnya, Praka Izroi tak bisa memberikan kartu anggotanya, dia berdalih kartu anggotanya tengah diperpanjang dari Pratu ke Praka. Selepas hal tersebut, Praka Izori menghadap ke Danramil 06/Kalideres Kapten Inf Abdul Kholik turut hadir di lokasi dan mendapat teguran keras.

"Kamu mau sok jagoan? Ini kami 24 jam (jaga). Kan tinggal ngomong baik-baik. Ingat ya, kamu kalau ngomong baik-baik. Jangan diulangi," tegasnya.

Setelah kericuhan meredam, Praka Izroi menyalami para petugas dan diperbolehkan kembali melintas di pos penyekatan dengan sepeda motornya.

Melansir dari akun @infokomando, ternyata kericuhan itu cukup berbuntut panjang. Malam harinya, puluhan anggota Paspampres mendatangi lokasi pos penyekatan untuk mencari pelaku yang telah berbuat arogan kepada Praka Izroi.

"Kolonel Inf Wahyu selaku Asintel Paspampres kemudian bergerak cepat ke lokasi untuk meluruskan persoalan. Setelah berkoordinasi dengan Waka Reskrim Kompol Herjon Silaban, terdapat kesepakatan akan menghadirkan pelaku ke Mako Paspampres untuk minta maaf," tutup akun tersebut.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement