Share

Inggris Akan Bekerja Sama dengan Taliban Jika Kuasai Afghanistan

Antara, · Rabu 14 Juli 2021 12:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 14 18 2440430 inggris-akan-bekerja-sama-dengan-taliban-jika-kuasai-afghanistan-2rJGsn5lhQ.jpg Inggris akan bekerja sama dengan Taliban jika mereka menguasai Afghanistan (Foto: Antara/ Reuters)

LONDON - Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace mengatakan Inggris akan bekerja sama dengan Taliban jika mereka masuk dalam pemerintahan Afghanistan.

"Siapa pun pemerintahnya saat ini, sepanjang mengikuti norma-norma internasional, pemerintah Inggris akan terlibat dengan mereka," kata Wallace saat wawancara dengan Daily Telegraph pada Selasa (13/7).

Namun, Wallace memperingatkan Inggris akan meninjau ulang hubungan dengan siapa pun "jika mereka berperilaku dengan cara yang sangat bertentangan dengan hak asasi manusia".

Kelompok Taliban yang pernah memerintah Afghanistan dengan tangan besi pada 1996-2001 telah bertempur selama 20 tahun untuk menjatuhkan pemerintah dukungan Barat di Kabul.

Didorong oleh penarikan pasukan asing yang berlangsung hingga September mendatang, kelompok pemberontak Muslim Sunni itu membuat tekanan baru dengan mengepung kota-kota dan merebut wilayah.

(Baca juga: Pejabat AS: Dosis Penguat Usai Vaksin Covid-19 Berpotensi Efek Samping Lebih Serius)

Dalam wawancaranya dengan Telegraph, Wallace menyadari bahwa rencana bekerja sama dengan Taliban akan menimbulkan kontroversi.

"Apa yang (Taliban) sangat inginkan adalah pengakuan internasional. Mereka butuh kekuatan finansial dan dukungan untuk membangun bangsa, dan Anda tak bisa melakukan itu dengan memakai balaclava teroris di kepala," terangnya.

"Anda harus menjadi mitra perdamaian jika tidak ingin dikucilkan. Pengucilan akan mengembalikan mereka ke tempat sebelumnya," tambahnya.

Wallace meminta agar Taliban dan Presiden Afghanistan Ashraf Gani bekerja sama untuk menciptakan stabilitas bagi negara mereka yang dilanda konflik selama puluhan tahun.

Pemimpin senior Afghanistan akan terbang ke Doha untuk berunding dengan Taliban pekan ini.

(Baca juga: Kejam! Orangtua Buang Anaknya ke Pulau Terpencil karena Nakal, Cuma Dibekali Biskuit)

Kelompok pemberontak itu bersikap keras terhadap perundingan. Mereka bahkan memperingatkan Turki yang berencana mempertahankan pasukan mereka di Afghanistan untuk menjaga bandara utama Kabul.

Pemimpin Taliban pekan lalu mengatakan mereka telah menguasai 85 persen wilayah di Afghanistan.

(sst)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini