4 Warga Iran Sekongkol Culik Jurnalis di AS

Susi Susanti, Koran SI · Rabu 14 Juli 2021 16:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 14 18 2440580 4-warga-iran-sekongkol-culik-jurnalis-di-as-psQxvvkc76.jpg 4 Warga Iran sekongkol culik jurnalis di AS (Foto: Reuters)

NEW YORK - Empat warga negara Iran telah didakwa merencanakan penculikan seorang jurnalis yang berbasis di New York.

Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) mengatakan dakwaan tidak menyebutkan siapa saja yang menjadi target sasaran. Namun Masih Alinejad, seorang penulis kelahiran Iran, mengatakan dirinya menjadi target penculikan.

Para konspirator, yang digambarkan sebagai pejabat intelijen, juga diduga merencanakan untuk memikat seseorang target di Inggris dan tiga lainnya di Kanada ke Iran. Dakwaan menyebutkan semua target sasaran bersikap kritis terhadap Iran.

Jaksa mengatakan pemerintah Iran telah berusaha untuk memikat wartawan yang berbasis di New York ke negara ketiga di mana penculikan itu direncanakan.

Para komplotan bahkan menawarkan uang kepada kerabat penulis di Iran untuk mengkhianati target, namun mereka tolak.

(Baca juga: Warga Jepang di RI Diminta Kembali ke Negaranya untuk Vaksinasi Covid-19)

Pihak berwenang mengatakan para terdakwa diyakini berbasis di Iran. Para komplotan menyewa penyelidik swasta untuk memata-matai rumah dan keluarga target di Brooklyn, dan membuat umpan video langsung dari properti itu.

Para konspirator penculikan juga meneliti layanan yang menawarkan speedboat gaya militer untuk evakuasi dari New York City, dan rute maritim ke Venezuela, sekutu Iran.

Salah satu target sasaran adalah Alinejad, 44. Dia menjalankan My Stealthy Freedom, yang mengkampanyekan larangan mengenakan cadar bagi wanita Iran.

(Baca juga: Pelajaran Sejarah Asia-Amerika Resmi Diajarkan di Sekolah di AS)

Dia mengatakan kepada New York Times bahwa plot tersebut menunjukkan pihak berwenang Iran "takut". "Jika tidak, mereka tidak akan mengirim siapa pun ke sini untuk menculik saya,” terangnya.

Sementara itu, pihak berwenang AS mengatakan para penculik dibantu oleh terdakwa kelima, warga California Niloufar Bahadorifar, yang ditangkap pada 1 Juli lalu.

Dia tidak dituduh berpartisipasi langsung dalam plot, tetapi dituduh memberikan bantuan keuangan kepada para konspirator dan melanggar sanksi terhadap Iran.

Pihak berwenang mengatakan Bahadorifar mengaku tidak bersalah dan dibebaskan dengan jaminan.

Departemen kehakiman juga mengatakan para terdakwa didakwa dengan penipuan, pencucian uang dan pelanggaran sanksi.

"Seperti yang dituduhkan, empat terdakwa memantau dan merencanakan untuk menculik seorang warga negara AS asal Iran yang kritis terhadap otokrasi rezim, dan secara paksa membawa korban mereka ke Iran," kata jaksa federal Audrey Strauss untuk Distrik Selatan New York.

William Sweeney, kepala kantor FBI New York, mengatakan itu terdengar seperti "plot film yang dibuat-buat".

"Kami menuduh sebuah kelompok, yang didukung oleh pemerintah Iran, berkonspirasi untuk menculik seorang jurnalis yang berbasis di AS di sini di tanah kami dan secara paksa mengembalikannya ke Iran," ungkapnya.

"Tidak dalam pengawasan kami,” ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini