MAKASSAR - Bupati Gowa, Sulawesi Selatan, Adnan Purichta Ichsan, tidak mentoleransi tindakan kekerasan yang dilakukan oknum pejabat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) berinisial MH saat penertiban pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).
"Saya menyesalkan dan tidak akan mentoleransi kejadian tersebut dan menyerahkan kasus itu untuk ditindaklanjuti kepolisian," ujar Adnan Purichta Ichsan di Gowa, Kamis (15/7).
Dia mengatakan tindakan kekerasan yang dilakukan bawahannya itu viral di media sosial karena kejadian tersebut menimpa pemilik warung kopi sekaligus selebgram Nurhalim alias Ivan Van Houten dan istrinya yang diketahui sedang hamil delapan bulan.
Adnan mengaku kaget karena mendapat banyak telepon karena video viral tersebut.
Untuk itu, dirinya meminta Inspektorat melakukan pengusutan dan menindaklanjuti video viral tersebut.