Puluhan Warga Gadang Malang Positif Covid-19, Warga Lain Gotong Royong Bantu Isoman

Avirista Midaada, Okezone · Kamis 22 Juli 2021 23:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 22 519 2444627 puluhan-warga-gadang-malang-positif-covid-19-warga-lain-gotong-royong-bantu-isoman-eZI1G3pXK8.JPG Warga Gadang Malang kunjungi pasien Covid-19 Isoman (Foto: Okezone/Avirista)

KOTA MALANG - Berawal dari banyaknya warga Kelurahan Gadang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang yang terkonfirmasi positif Covid-19, warga berinisiatif membuat dapur umum dengan cara gotong royong.

Penambahan pasien positif Covid-19 dan diperparah dengan keterbatasan kapasitas rumah sakit dan tempat isolasi, menjadi warga yang positif Covid-19 tanpa gejala dan pasien suspek yang kontak erat, terpaksa menjalani isolasi mandiri di rumah.

Ketua RW 3 Kelurahan Gadang Kota Malang Efendi mengatakan, awalnya ada sejumlah warga yang terpapar Covid-19 seusai Hari Raya Idul Fitri, berganti hari jumlah mereka yang terpapar Covid-19 kian meningkat.

Bahkan di tanggal 16 Juli 2021 terdapat 59 orang warga Kelurahan Gadang yang terpapar Covid-19 dan kontak erat dengan pasien Covid-19. Alhasil bendera merah pun terpasang di depan Jalan Mayjen Sungkono Gang 19 Kelurahan Gadang.

"Tanggal 16 Juli 59 orang itu, akhirnya kami mulai buat dapur umum ke 59 yang isolasi mandiri, tanggal 22 inu naik terus, sore ini 91 orang," kata Efendi, ditemui awak media pada Kamis petang (22/7/2021).

Awalnya di lingkungannya disebut Efendi, tak banyak warganya terpapar Covid-19. Namun gelombang warga yang terpapar Covid-19 kian banyak memasuki bulan Juli 2021 ini. Apalagi beberapa fasilitas kesehatan yang menangani pasien Covid-19 di Kota Malang tak lagi mampu menampung pasien Covid-19.

"Tapi kasus sebelumnya yang positif kan nggak segini cuma, dalam satu rumah ada yang negatif dan positif, negatif itu kita juga support, karena harus isoman juga, tapi ini bertambah terus," ungkap Efendi.

Di sisi lain Lurah Gadang Denny Surya Wardhana memaparkan, ada sekitar 41 warganya yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing. Total hingga Kamis sore 22 Juli 2021 ini selain yang terkonfirmasi positif Covid-19, ada 91 warga lainnya yang menjalani isolasi mandiri di rumah.

"Mulai naik itu Mei setelah Idul Fitri, naiknya drastis. Hingga hari ini 41 warga yang positif Covid-19, yang meninggal dari awal pandemi itu 20-an. Angka 91 tadi bukan warga yang terpapar (Covid-19) saja, tapi yang kontak eratnya juga, warga yang kontak erat serumah kan juga harus isolasi mandiri," jelasnya.

Dari sanalah akhirnya warganya memutuskan untuk membuat dapur umum untuk menyuplai makanan siap saji ke warga - warga yang terdampak Covid-19. Para warga ini iuran berbagai cara mulai dari iuran dana, ada yang menyumbangkan bahan masakan dari bumbu, sayuran, buah - buah, hingga bahan pangan pokok lainnya.

"Awalnya dapur umum ini tingkat RT, sekarang tingkat kelurahan. Warga salinh membantu berbagai macam untuk dapur umum, swadaya masyarakat, ada yang nyumbang uang, nyumbang bumbu, ada yang nyumbang bawang, ada yang beras, macam - macam pokoknya," tutur dia.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari aksi saling membantu antar warga yang utamanya tengah melakukan isolasi mandiri di rumah.

"Biar mereka (yang isolasi mandiri) merasa tidak sendirian, artinya ini support bagi mereka, ini bukan aib bagi mereka. Dampaknya besar sekali l, terlihat warga bisa mengawasi masyarakat sendiri," paparnya.

"Intinya ketika masyarakat tidak patuh prokes ya saling mengingatkan untuk memutus mata rantai Covid-19. Pengennya kita jumlah pasien berkurang," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini