Hujan Lebat Picu Banjir dan Tanah Longsor, 112 Orang Tewas

Susi Susanti, Koran SI · Sabtu 24 Juli 2021 14:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 24 18 2445369 hujan-lebat-picu-banjir-dan-tanah-longsor-112-orang-tewas-HvfoSES2kg.jpg Hujan lebat picu tanah longsor dan banjir di India (Foto: CNN)

INDIA - Sedikitnya 112 orang tewas di negara bagian Maharashtra, India barat, setelah hujan lebat yang menyebabkan tanah longsor dan membanjiri daerah dataran renda  memutus ratusan desa.

Bagian dari pantai barat India menerima curah hujan hingga 594 milimeter (23 inci) selama 24 jam, memaksa pihak berwenang untuk mengevakuasi orang dari daerah yang rentan.

"Hujan deras yang tidak terduga memicu tanah longsor di banyak tempat dan membanjiri sungai," kata Kepala Menteri Uddhav Thackeray, yang mengepalai pemerintah negara bagian Maharashtra, kepada wartawan.

"Bendungan dan sungai meluap. Kami terpaksa melepaskan air dari bendungan, dan karenanya, kami memindahkan orang-orang yang tinggal di dekat tepi sungai ke tempat yang lebih aman,” lanjutnya.

Angkatan laut dan tentara membantu operasi penyelamatan di daerah pesisir.

(Baca juga: Varian Delta Melonjak, Filipina Larang Wisatawan dari Thailand dan Malaysia)

Pejabat pemerintah negara bagian mengatakan sedikitnya 38 orang tewas di Taliye, 180 kilometer (110 mil) tenggara ibukota keuangan Mumbai, ketika tanah longsor meratakan sebagian besar desa kecil itu.

Dalam sembilan tanah longsor lainnya di bagian lain Maharashtra, 59 orang tewas dan 15 lainnya tewas dalam kecelakaan yang terkait dengan hujan lebat.

Lusinan orang juga dikhawatirkan terperangkap dalam tanah longsor di distrik Satara dan Raigad.

"Operasi penyelamatan sedang berlangsung di berbagai tempat di Satara, Raigad dan Ratnagiri. Karena hujan deras dan sungai yang banjir, kami berjuang untuk memindahkan mesin penyelamat dengan cepat," terang seorang pejabat yang tidak mau disebutkan namanya.

Pejabat pemerintah Maharashtra lainnya mengatakan ribuan truk terjebak di jalan raya nasional yang menghubungkan Mumbai dengan pusat teknologi selatan Bengaluru, dengan jalan terendam di beberapa tempat.

(Baca juga: Sadis, Wanita Ini Tewas Digigit 6 Anjing Pitbull saat Bertemu Kekasihnya)

Sementara itu, ratusan desa dan kota tanpa listrik dan air minum. Pejabat pemerintah di sana mengatakan sungai-sungai juga meluap di negara bagian Karnataka dan Telangana di bagian selatan di mana pihak berwenang memantau situasi.

Hujan monsun musiman dari Juni hingga September menyebabkan kematian dan perpindahan massal di seluruh Asia Selatan setiap tahun, tetapi juga memberikan lebih dari 70% curah hujan India dan sangat penting bagi petani.

(sst)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini