Ngompol, Bocah Perempuan 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayahnya

Agung Sulistyo, iNews · Minggu 25 Juli 2021 14:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 25 340 2445668 ngompol-bocah-perempuan-3-tahun-tewas-dianiaya-ayahnya-xiaQQIu7d9.jpg Ayah kandung tega menganiaya putrinya yang berusia 3 tahun hingga tewas karena kesal korban mengompol. (Foto : iNews/Agung S)

PADANGPANJANG - Seorang bocah perempuan berumur 3 tahun tewas dianiaya ayahnya karena ngompol di celana. Sang ayah Irwan Sugianto warga Koto Panjang, Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, tega melakukan penganiayaan terhadap anaknya tersebut karena terganggu dengan tangisan korban yang mengompol.

Tetangga pelaku, Irah mengatakan, kejadian itu berawal saat pelaku tidur siang di rumah kontrakannya. Saat itu CA anak bungsunya menangis karena buang air kecil di celana.

Tangisan sang bocah malang ini membuat pelaku terganggu. Pelaku lalu langsung menghajar anak perempuannya ini dengan tangan kosong berkali-kali hingga korban terpental.

"Tangisan korban tidak membuat pelaku berhenti melakukan penganiayaan terhadap bocah tak berdosa ini. Penganiayaan baru berhenti setelah korban pingsan karena terempas di tembok. Mengetahui tangis anaknya berhenti pelaku langsung menggendong anaknya dan menyerahkan ke kakak iparnya. Pelaku (lalu-red) keluar rumah seperti tidak ada kejadian," kata dia, Minggu (25/7/2021).

Warga yang mengetahui kondisi bocah semakin parah yang disertai muntah-muntah langsung melarikan korban ke RS Yarsi Padang Panjang Sumatera Barat untuk menjalani perawatan.

Baca Juga : Warga Saling Tusuk Gunakan Pisau Ninja di Aceh

"Namun, tidak berlangsung lama bocah malang ini akhir mengembuskan nafas terakhirnya," ucapnya.

Kasat Reskrim Polres Padang Panjang, Iptu Ferlyanto mengatakan, pelaku diamankan polisi setelah mendapat laporan. Polisi mendapat laporan dari warga setelah korban dinyatakan meninggal dunia.

"Dari hasil pemeriksaan korban ditemukan luka memar pada kedua mata, dagu, dan punggung akibat pukulan," kata Kasat Reskrim Polres Padang Panjang, Iptu Ferlyanto.

Korban yang sudah dinyatakan meninggal langsung dibawa pihak keluarga ke kampung halamannya di daerah Batipuh, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, untuk dimakamkan.

"Kini pelaku yan juga residivis kasus pencurian ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Padang Panjang Sumatera Barat untuk mengungkap lebih dalam motif dari kasus ini," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini