Share

Perbaiki Hubungan, Korsel dan Korut Pulihkan Kembali Hotline yang Terputus

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 27 Juli 2021 10:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 27 18 2446564 perbaiki-hubungan-korsel-dan-korut-pulihkan-kembali-hotline-yang-terputus-OVUGA1vxd4.jpg Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. (Foto: KCNA via Reuters)

SEOUL - Korea Selatan dan Korea Utara telah memulihkan hotline antara kedua negara yang pernah terputus, demikian diumumkan Kantor Kepresidenan Gedung Biru pada Selasa (27/7/2021). Langkah ini merupakan bagian dari upaya para pemimpin kedua negara untuk membangun kembali hubungan yang tegang. 

Sekretaris Pers Gedung Biru, Park Soo-hyun mengatakan bahwa Presiden Moon Jae-in dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un telah bertukar banyak surat sejak April dan sepakat untuk menyambungkan kembali hotline antara kedua negara.

BACA JUGA: Jarang Terjadi, Kim Jong-un Minta Maaf Atas Pembunuhan Pejabat Korsel 

Media pemerintah Korea Utara, KCNA, juga melaporkan bahwa semua saluran komunikasi antar-Korea kembali beroperasi pada Selasa, 27 Juli 2021 pukul 10 pagi, sejalan dengan kesepakatan antara Moon dan Kim.

"Kedua pemimpin telah mencari cara untuk memulihkan hubungan dengan bertukar surat pada beberapa kesempatan, dan sepakat untuk memulihkan hotline terputus sebagai langkah pertama untuk proses itu," kata Park dalam sebuah pernyataan yang dilansir Reuters. "Mereka juga sepakat untuk mendapatkan kembali kepercayaan sesegera mungkin dan mendorong kembali kemajuan dalam hubungan."

KCNA menggembar-gemborkan pembukaan kembali hotline sebagai "langkah besar dalam memulihkan rasa saling percaya dan mempromosikan rekonsiliasi."

Korea Utara memutuskan sambungan telepon pada Juni 2020 ketika hubungan lintas perbatasan memburuk setelah pertemuan puncak kedua antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Kim Jong-un pada Februari 2019 berakhir dengan kegagalan.

BACA JUGA: Ingin Damai dengan Korut, Presiden Korsel Serukan Diakhirinya Perang Korea 

Presiden Moon telah menyerukan pemulihan hotline dan pembicaraan, menaruh harapan tinggi pada Presiden AS Joe Biden untuk memulai kembali negosiasi yang bertujuan untuk membongkar program nuklir dan rudal Korea Utara.

Pengumuman itu muncul saat kedua Korea menandai peringatan ke-68 gencatan senjata yang mengakhiri Perang Korea 1950-53. Kim memberikan penghormatan kepada tentara yang gugur dan mengirim hadiah kepada veteran yang masih hidup, menurut KCNA.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini