Biden Tuduh Rusia Ingin Kacaukan Pemilu AS 2022

Agregasi VOA, · Rabu 28 Juli 2021 11:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 28 18 2447189 biden-tuduh-rusia-ingin-kacaukan-pemilu-as-2022-iyrqGm13Fp.jpg Presiden AS Joe Biden dan Presiden Rusia Vladimir Putin (Foto: Reuters)

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, pada Selasa (27/7), menuduh mitranya Rusia hendak mengacaukan pemilihan anggota kongres 2022 dengan menyebarkan "informasi yang salah."

“Lihat apa yang sudah dilakukan Rusia tentang pemilu 2022 dan informasi yang salah,” kata Biden dalam kunjungan ke kantor direktur intelijen nasional di dekat Washington. Ia merujuk pada informasi yang diterimanya dalam pengarahan harian.

"Ini jelas pelanggaran kedaulatan kita," terangnya. Dia juga mengecam Presiden Rusia Vladimir Putin.

"Dia tahu dia dalam masalah. Ini, menurut saya, membuatnya lebih berbahaya,” lanjutnya.

(Baca juga: Covid-19 Melonjak, CDC Akan Rekomendasikan Kembali Pakai Masker dalam Ruangan)

Biden juga menyatakan keprihatinannya atas meningkatnya serangan siber belakangan ini, termasuk melalui ransomware, di mana biasanya peretas mengenkripsi data korban dan kemudian meminta uang untuk memulihkan akses ke data itu.

"Jika kita akhirnya berperang, betul-betul terlibat perang, dengan kekuatan besar, itu merupakan konsekuensi pelanggaran dunia maya," ungkapnya.

(Baca juga: Tentara Israel Tembak Mati Warga Palestina di Tepi Barat)

Menurut rencana, AS akan mengadakan pemilihan paruh waktu pada musim gugur 2022, untuk memilih semua anggota DPR dan sepertiga anggota Senat.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini