Chechnya Larang Warga yang Tak Divaksin Masuk Masjid, Gunakan Transportasi Umum

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 29 Juli 2021 16:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 29 18 2447965 chechnya-larang-warga-yang-tak-divaksin-masuk-masjid-gunakan-transportasi-umum-IIYCfROM11.jpg Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov. (Foto: TASS)

MOSKOW - Dalam upaya untuk mendorong vaksinasi massal Covid-19, pihak berwenang di Chechnya, Rusia telah menerapkan aturan ketat, melarang orang-orang yang tidak divaksinasi untuk memasuki masjid, toko, dan menggunakan transportasi umum.

Aturan baru yang ketat itu diumumkan oleh Wakil Perdana Menteri Chechnya Vakhit Usmayev pada Senin (26/7/2021). 

BACA JUGA: Pemimpin Chechnya: Bela Kartun Nabi Muhammad, Macron Dorong Terorisme

“Saat berkunjung ke masjid, wajib memiliki sertifikat vaksinasi,” jelas Usmayev sebagaimana dialsnir RT

Dia mencatat bahwa pemeriksaan juga akan dilakukan di gerai ritel, acara olahraga, dan fasilitas hiburan. Mereka yang menggunakan transportasi umum juga akan diminta untuk divaksinasi dan memakai masker.

BACA JUGA: Bantuan Covid-19, Pemimpin Chechnya Biayai Mas Kawin Para Pria untuk Menikah

Pada hari yang sama, menteri kesehatan regional, Elkhan Suleimanov, mengumumkan bahwa 60 persen dari populasi orang dewasa di Chechnya telah menerima dosis pertama vaksin Covid-19, yang tertinggi di seluruh Rusia.

Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov telah mendorong semua orang untuk mendapatkan vaksinasi, menyebutnya “satu-satunya cara untuk mengatasi pandemi”. Dia mendesak penduduk setempat untuk mendengarkan saran dari para profesional medis.

“Kami berkewajiban untuk menangani masalah ini dengan penuh tanggung jawab dan melindungi warga kami dari infeksi berbahaya,” tulisnya. “Saya menekankan bahwa kita tidak boleh berhenti pada tanda 60 persen, tetapi memvaksinasi seluruh populasi orang dewasa!”

Vaksinasi massal terhadap Covid-19 telah berlangsung di Rusia sejak 18 Januari tetapi telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Meski Presiden Vladimir Putin telah mengungkapkan ketidaksetujuannya atas vaksinasi wajib, keputusan terkait hal ini berada di tangan para kepala daerah.

Banyak daerah di Rusia sekarang memaksa pekerja di sektor tertentu, seperti katering dan transportasi, untuk disuntik. Vaksinasi di Rusia benar-benar gratis, dan warga memiliki pilihan empat jab buatan dalam negeri yang berbeda: Sputnik V, Sputnik Lite, EpiVacCorona, dan CoviVac.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini