Indonesia Desak Myanmar Segera Setujui Penunjukan Utusan Khusus ASEAN

Rahman Asmardika, Okezone · Senin 02 Agustus 2021 16:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 02 18 2449663 indonesia-desak-myanmar-segera-setujui-penunjukan-utusan-khusus-asean-oEOD3QxWd1.jpg Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi.

JAKARTA – Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan bahwa Indonesia meminta Myanmar menyetujui penunjukkan utusan khusus ASEAN setelah tidak ada perkembangan berarti dalam implementasi 5 Poin Konsensus (5 Point Consensus/5 PC) untuk menyelesaikan situasi di negara itu.

“Indonesia berharap agar Myanmar dapat segera menyetujui usulan ASEAN mengenai penunjukkan Utusan Khusus (Special Envoy/SE). SE harus dapat segera bekerja dengan mandat yang jelas dari ASEAN,” kata Menlu Retno dalam keterangan pers kepada media, Senin (2/8/2021).

BACA JUGA: Pimpinan Militer Myanmar Ambil Alih Jabatan Perdana Menteri 

“SE juga harus dipastikan mendapatkan jaminan akses penuh baik terkait dengan pertemuan dengan berbagai pihak maupun pergerakan selama menjalankan tugasnya di Myanmar.”

Menlu RI tengah mengikuti pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN (AMM) ke-54 yang digelar secara virtual.

BACA JUGA: Junta Myanmar Bela Langkah Tanggapan Krisisnya di Tengah Kritik ASEAN

Indonesia juga mendesak Myanmar untuk segera mengimplementasikan 5 PC lainnya, mengatakan bahwa sudah saatnya bagi ASEAN untuk mengambil keputusan yang tegas untuk menyelesaikan situasi di Myanmar.

“Terus terhambatnya implementasi 5PCs,tidak membawa kebaikan bagi ASEAN. Oleh karenanya, sudah waktunya ASEAN mengambil keputusan yang decisive (tegas),” kata Menlu RI.

Pada Minggu (1/8/2021) Pemimpin Militer Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing mengumumkan dirinya akan menjabat sebagai Perdana Menteri pemerintahan sementara Myanmar. Dia juga menyatakan akan menggelar pemilihan umum pada Agustus 2023.

Pengumuman itu disampaikan Jenderal Min Aung Hlaing bertepatan dengan enam bulan kudeta militer Myanmar yang menggulingkan pemerintahan sipil yang dipimpin Aung San Suu Kyi. Dalam pidato tersebut, dia juga menyatakan siap bekerja sama dengan utusan khusus yang ditunjuk ASEAN.

"Myanmar siap menggarap kerja sama ASEAN dalam kerangka ASEAN, termasuk dialog dengan utusan khusus ASEAN di Myanmar," katanya sebagaimana dilansir Reuters.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini