"Vaksin juga salah 1 tantangan karena sampai sekarang hanya 4 vaksin yang diakui Saudi: Pfizer, Moderna, Johnsons, dan Astra. Sementara kebanyakan di kita pakai Sinovac dan Sinopharm," tuturnya.
Eko menambahkan, bahwa pihak KJRI Jeddah berupaya supaya vaksin Sinovac dan Sinopharm disetujui oleh Saudi Arabia.
"Emang barusan saya diinfo bahwa Saudi sudah setujui Sinovac dan Sinopharm, tapi kami masih akan cek lagi," ujarnya.
Baca Juga: Saudi Mulai Terima Jamaah Umrah dari Luar Negeri, KJRI: Indonesia Belum Bisa Mohon Bersabar
Lantas ia mengimbau kepada jamaah Indonesia untuk bersabar serta mengajak untuk fokus menangani Covid-19 sehingga Saudi dapat membuka kembali. "Sekali lagi, kuncinya adalah keberhasilan penanganan Covid kita," tegasnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.