Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Didatangi Lucifer, Italia Alami Suhu Terpanas yang Pernah Tercatat di Eropa

Rahman Asmardika , Jurnalis-Kamis, 12 Agustus 2021 |10:06 WIB
Didatangi Lucifer, Italia Alami Suhu Terpanas yang Pernah Tercatat di Eropa
Pemadam kebarakan berjuang memadamkan kebakaran hutan di Petralia Soprana, Italia, 10 Agustus 2021. (Foto: Reuters)
A
A
A

PALERMO - Pulau Sisilia di Italia mungkin telah mencatat suhu terpanas yang pernah tercatat di Eropa, mencatat suhu setinggi 48,8C. Otoritas regional melaporkan pembacaan suhu itu di dekat Syracuse pada Rabu (11/8/2021) dan perlu diverifikasi oleh Organisasi Meteorologi Dunia (WMO).

Menurut WMO, rekor resmi saat ini di Eropa adalah 48C, terdaftar di Athena, Yunani, pada 1977.

BACA JUGA: Sumbang 94,8 Persen Total Kasus, Covid Varian Delta Mendominasi Italia 

Gelombang panas terbaru di Italia disebabkan oleh antisiklon, yang dijuluki Lucifer, bergerak naik dari Afrika. Anticyclones adalah daerah tekanan atmosfer tinggi di mana udara tenggelam.

Lucifer diperkirakan akan menuju utara melintasi daratan Italia, yang semakin meningkatkan suhu di kota-kota termasuk ibu kota, Roma, demikian diwartakan BBC.

BACA JUGA: Misteri Kastil Octagonal, Mitos Hantu Pelayan Gentayangan hingga Kode Rahasia

Kementerian kesehatan Italia telah mengeluarkan peringatan "merah" untuk panas ekstrem di beberapa wilayah dan jumlah kota yang menghadapi risiko kesehatan tertinggi diperkirakan akan meningkat dari delapan menjadi 15 pada Jumat (13/8/2021).

Gelombang panas Mediterania, yang telah membuat beberapa negara mencatat suhu tertinggi dalam beberapa dekade, telah menyebabkan penyebaran kebakaran hutan di Italia selatan. Sisilia, Calabria, dan Puglia menjadi wilayah yang paling parah dilanda kebakaran hutan ini.

Petugas pemadam kebakaran Italia pada Rabu (11/8/2021) mengatakan mereka telah terlibat dalam lebih dari 300 operasi di Sisilia dan Calabria selama 12 jam, berjuang sepanjang malam untuk mengendalikan api yang membakar ribuan hektar tanah.

Secara terpisah, kebakaran hutan terus berlanjut di seluruh Yunani, dipicu oleh angin kencang dan vegetasi kering.

Perubahan iklim meningkatkan risiko cuaca panas dan kering yang kemungkinan akan memicu kebakaran hutan. Menurut laporan PBB, dunia telah menghangat sekitar 1,2C sejak era industri dimulai dan suhu akan terus meningkat kecuali pemerintah di seluruh dunia melakukan pemotongan tajam terhadap emisi.

(Rahman Asmardika)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement