Polisi Ungkap 11 Kejahatan Terkait Varian Delta, Mulai dari Sembunyikan Riwayat Perjalanan hingga Tolak Tes PCR

Antara, · Kamis 12 Agustus 2021 13:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 12 18 2454521 polisi-ungkap-11-kejahatan-terkait-varian-delta-mulai-dari-sembunyikan-riwayat-perjalanan-hingga-tolak-tes-pcr-yrd61ETGN4.jpg Ilustrasi varian Delta (Foto: Antara)

BEIJING - Biro Keamanan Publik Provinsi Henan, China, mengungkap 11 kasus kejahatan terkait dengan munculnya kasus Covid-19 varian Delta dalam tiga pekan terakhir.

Biro keamanan di wilayah tengah China itu pada Rabu (11/8) mengklasifikasi 11 kasus tersebut menjadi beberapa jenis.

Modus kejahatan itu di antaranya menyembunyikan riwayat perjalanan, menolak tes PCR, tidak kooperatif dalam upaya pencegahan Covid-19, dan mengganggu ketertiban umum dengan sengaja.

Seorang pria di Kota Zhengzhou bermarga Li dikurung dalam sel tahanan selama 15 hari dan didenda sebesar 500 yuan (Rp1,1 juta) karena menolak memindai kartu kesehatan dan memukul beberapa relawan prokes Covid-19. Dua orang warga di Zhengzhou dan Jiyuan juga ditahan karena menolak perintah tes PCR.

(Baca juga: China Akan Buat 'Daftar Hitam' Lagu Karaoke yang Mengancam Persatuan Nasional)

Dari dua orang tersebut, satu di antaranya ditahan tujuh hari karena menolak mengenakan masker dan memaki-maki petugas, sedangkan lainnya ditahan karena menyerobot antrean tes PCR dan melawan polisi.

Lima orang lainnya dari berbagai kota di Henan diamankan polisi atas dugaan menyebarkan informasi palsu, demikian media China melaporkan.

Seperti diberitakan Antara sebelumnya, polisi juga menangkap seorang pendamping pasien Covid-19 karena menyembunyikan riwayat perjalanan.

(Baca juga: Tertinggi Sejak 20 Januari, China laporkan 143 kasus baru Covid-19)

Hasil tesnya menyatakan positif C0vid-19 pada 30 Juli. Padahal sejak tanggal 16 Juli tersangka berulang kali mendatangi kafe di dekat rumah sakit.

(sst)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini