Share

6 Orang Tewas dalam Penembakan Massal di Inggris

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 13 Agustus 2021 10:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 13 18 2454973 6-orang-tewas-dalam-penembakan-massal-di-inggris-2KI6q7dpBs.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

LONDON - Enam orang, termasuk seorang anak, tewas dalam penembakan massal di Kota Plymouth di barat daya Inggris pada Kamis (12/8/2021) malam. Menteri Dalam Negeri Inggris menyebut insiden ini sebagai sebuah kejadian yang "mengejutkan".Ā 

Dalam sebuah pernyataan, Kepolisian Devon dan Cornwall menyatakan bahwa dua perempuan dan tiga laki-laki, termasuk tersangka, tewas karena luka tembak di tempat kejadian. Wanita lain meninggal beberapa saat kemudian di rumah sakit.

BACA JUGA:Ā Pangeran Andrew Digugat Atas Tuduhan Pelecehan Seksual

Salah satu korban yang tewas adalah seorang anak di bawah 10 tahun.

Polisi sebelumnya menggambarkan penembakan itu sebagai "insiden senjata api yang serius" dan mengatakan situasinya terkendali. Polisi menambahkan bahwa insiden itu tidak terkait dengan terorisme.

BACA JUGA:Ā Maraknya Penembakan Massal Picu Ketakutan di AS Jelang Musim Panas

Inggris memiliki salah satu tingkat pembunuhan senjata terendah di dunia, dan penembakan massal jarang terjadi. Ini adalah penembakan massal pertama di negara itu dalam 11 tahun.

Sharron Turner, (57 tahun), seorang saksi mata yang tinggal di belakang lokasi penembakan mengatakan bahwa seorang pria bersenjata telah "menendang" pintu depan sebuah rumah semi-terpisah sebelum menembak seorang ibu dan putrinya. Turner mengatakan dia telah diberitahu bahwa pria itu, yang berpakaian hitam dan abu-abu, dipersenjatai dengan senjata semi-otomatis.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Setelah serangan itu, pria bersenjata itu melarikan diri melalui taman di belakang rumah dan menembak dua orang yang berjalan-jalan membawa anjing, demikian dilaporkanĀ The Times.

"Insiden di Plymouth sangat mengejutkan dan pikiran saya bersama mereka yang terkena dampak," kata Menteri Dalam Negeri Priti Patel di Twitter sebagaimana dilansirĀ Reuters.

Polisi Devon dan Cornwall mengatakan mereka dipanggil ke daerah Keyham di kota itu pada pukul 18.10. pada Kamis.

"Penyelidikan terus dilakukan atas insiden tersebut dan gangguan pada jaringan jalan di daerah Keyham akan tetap ada sepanjang malam," kata polisi.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini