Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tangguh Dengan dan Tanpa Senjata, Ini Teknik Bela Diri yang Dikuasai Tentara Indonesia

Tim Litbang MPI , Jurnalis-Sabtu, 14 Agustus 2021 |08:15 WIB
Tangguh Dengan dan Tanpa Senjata, Ini Teknik Bela Diri yang Dikuasai Tentara Indonesia
Foto: Twitter/@Cakra_Kostrad.
A
A
A

JAKARTA - Selain kemahiran menembak dan kemampuan melaksanakan strategi perang baik perang konvensional maupun nonkonvensional, kemampuan bela diri juga termasuk menjadi salah satu prasyarat utama seorang prajurit TNI

Kemampuan bela diri serta pertahanan diri digunakan ketika menghadapi musuh secara berkelompok maupun perorangan, dengan menggunakan senjata maupun tanpa senjata. Berbagai jenis bela diri pun harus dikuasai, yang mana beda kesatuan beda pula bela diri yang digunakan. Berikut deretan teknik bela diri yang dikuasai tentara indonesia:

BACA JUGA: Deretan Kendaraan Tempur Canggih Milik TNI 

1. Yong Moo Do

Bela diri yang diciptakan The Martial Research Institut dari Yong In University di Korea ini berdiri secara resmi pada tanggal 15 Oktober 1995. Yong Moo Do merupakan campuran dari beragam bela diri yang berasal dari berbagai negara, antara lain Judo, Taekwondo, Apkido, Ssirum dan Hon Sin Sul. Sebutan Yong Moo Do bermula dari kata Hankido yang dikembangkan pada tahun 1976 di Korea, kemudian berganti menjadi Kukmodo hingga saat ini dikenal dengan Yong Moo Do.

Kata Yong berarti naga yang dipercaya dapat membawa keberuntungan, Moo berarti pertempuran dengan pertahanan fisik dan mental, sementara Do berarti cara hidup yang berisi filosofi belajar dari alam. Bela diri ini masuk ke Indonesia khususnya prajurit TNI, melalui kerja sama latihan militer antara Indonesia dan Korea Selatan. Sejak tahun 2008, bela diri ini menjadi wajib bagi TNI angkatan darat. Diketahui latihan teknik ini dapat melatih sendi dan kekuatan otot.

BACA JUGA: Kekuatan Militer Indonesia Peringkat 16 Dunia, di Atas Australia dan Israel 

2. Merpati Putih

Berbagai pasukan khusus dalam TNI yang menggunakan merpati putih sebagai salah satu bela diri yang dikuasai, di antaranya seperti Marinir, Kopaska AL, dan juga Paskhas AU. Merpati Putih yang merupakan seni bela diri asli warisan dari nenek moyang bangsa Indonesia berawal sekitar tahun 1550-an, yang menjadi salah satu dari anggota Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) dan juga Martial Arts Federation For World Peace (MAFWP). Silat ini mengajarkan pertempuran tangan kosong dan tenaga dalam yang berasal dari dalam tubuh sendiri, dengan menggunakan teknik olah napas.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement