"Aku dengar-dengar itu masuk tentara biayanya besar, pun enggak mampu bayar. Ternyata itu bohong, enggak pakai biaya juga," ujarnya.
Sebanyak dua kali, pagi dan siang, Serda Dodi melakukan olahraga lari untuk mempersiapkan fisiknya menjadi tentara. Menurut Juminto, sisi olahraga memang diincar oleh sang anak.
"Lari pagi siang, dua kali sehari lari-lari, yang dikejar olahraganya itu. Cita-citanya dia dari kecil sudah ingin jadi tentara, jadi TNI," bebernya
Sedari kelas 6 SD, lanjut Juminto, Dodi telah membantu orangtua berjualan bakso, entah itu mengakat piring, sampai mencuci sayur-sayuran. Semuanya dilakukan Dodi selepas pulang sekolah.
"Dari masih SD kelas 6 sudah ngikut bantu-bantu, ngangkatin mangkok ya kadang kalau di rumah nyuci sayuran-sayuran pas pulang sekolah," ucapnya.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.