Share

Polisi Duga Pembunuh Ibu dan Anak Dalam Mobil Alphard Lebih Satu Orang

Didin Jalaludin, Koran SI · Jum'at 27 Agustus 2021 15:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 27 525 2462158 polisi-duga-pembunuh-ibu-dan-anak-dalam-mobil-alphard-lebih-satu-orang-0eo8GpaYMc.jpg Pemakaman jenazah korban pembunuhan di Subang. (Foto: MNC Portal)

SUBANG - Polisi mengungkapkan, tidak ditemukan motif perampokan dalam kasus pembunuhan dua wanita bernama Tuti Suharti (55) dan anaknya Amelia Mustika Ratu (23). Jenazah keduanya ditemukan dalam kondisi telanjang dalam mobil Alphard.

Ada dugaan, pembunuhan akibat sakit hati atau dendam. Salah satu alasanya, polisi tidak menemukan benda berharga yang hilang atau pintu dan jendela rusak di rumah korban yang menjadi tempat kejadian perkara(TKP), kecuali handphone milik Amelia yang diduga dibawa pelaku.

Saat ini sudah 20 saksi yang diperiksa. Salah satunya perempuan berinisial M yakni istri muda Yosef atau suami korban Tuti. Penyidik juga memeriksa kedua anak M yang juga disebut-sebut sudah menyiapkan pengacara. Hubungan istri muda Yosef dan kedua korban mulai didalami polisi.

"Kita masih mengumpulkan bukti-bukti. Beri kami kesempatan. Supaya ini fix mengarah ke seseorang. Iya, indikasinya begitu, (pelaku) lebih dari satu orang," kata Kapolres Subang AKBP Sumarni, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Perempuan Terbungkus Selimut Ditusuk 65 Kali hingga Tewas, Berawal Gagal Hubungan Intim

Polres Subang terus berupaya mengungkap kasus pembunuhan ibu dan anak yang jasadnya ditemukan di bagasi mobil Alphard di Desa/Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat pada Rabu 18 Agustus 2021 lalu. Pengungkapan kasus terus mendapat titik terang dan mulai fokus ungkap siapa otak pelaku.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Muncul dugaan dalam proses penyidikan sementara, terduga pelaku merupakan orang yang mengenal korban, bahkan diduga masih orang dekat korban. Namun demikian, polisi tidak mau gegabah. Indikasi itu perlu pengungkapan lebih jauh yang tentunya disertai bukti-bukti.

"Kan kemarin sudah ada clue-nya, tidak ada pintu rumah atau jendela yang dirusak. Artinya pelaku bisa masuk dengan gampang, yang bisa masuk dengan gampang siapa, iya kan? Sekarang ini kita masih menunggu hasil dari labfor (Laboratorium Forensik). Tapi sudah ada titik terang. Kami minta agar semuanya bersabar. IngsyaAllah pasti kita rilis dalam waktu dekat,"tutur Kapolres.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini