Studi: Pasien Covid Varian Delta Dua Kali Lipat Lebih Berisiko Dirawat Inap

Antara, · Sabtu 28 Agustus 2021 14:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 28 18 2462569 studi-pasien-covid-varian-delta-dua-kali-lipat-lebih-berisiko-dirawat-inap-gyGFWzodMK.jpg Foto: Reuters.

LONDON - Orang yang terinfeksi Covid-19 varian Delta dua kali lipat berisiko rawat inap dibandingkan mereka yang terkena Alpha, varian yang pertama kali muncul di Inggris tahun lalu, berdasarkan sebuah studi pada Jumat (27/8/2021).

Studi itu, yang melibatkan lebih dari 43.000 kasus Covid-19 dari sebagian besar bukan penerima vaksin di Inggris, membandingkan risiko rawat inap rumah sakit bagi penderita Covid-19 varian Delta dengan penderita varian Alpha. Varian Delta mulanya ditemukan di India.

BACA JUGA: Rekor, India Suntikkan 10 Juta Dosis Vaksin dalam Sehari

"Analisis kami menyoroti bahwa dengan tidak adanya vaksinasi, semua wabah varian Delta akan memberikan beban yang luar biasa terhadap layanan kesehatan dibanding pandemi Alpha," kata salah satu penulis studi terkemuka sekaligus pakar statistik Universitas Cambridge, Anne Presanis.

BACA JUGA: Dokter Reisa Jelaskan Kriteria Ibu Hamil yang Boleh Divaksin Covid-19

Studi itu berdasarkan pada kasus periode Maret-Mei selama tahap awal kampanye vaksinasi Covid-19 Inggris, sehingga tidak dapat menaksir risiko lainnya bagi orang yang tidak divaksin atau yang baru mendapatkan dosis awal.

Studi, yang dipublikasi di jurnal Lancet Infectious Diseases, itu sejauh ini merupakan yang terbesar dalam menganalisis kasus Covid-19 yang dikonfirmasi oleh pengurutan genom virus.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini