Setelah Lima Dekade, Pembunuh Robert F. Kennedy Diberi Pembebasan Bersyarat

Agregasi VOA, · Sabtu 28 Agustus 2021 15:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 28 18 2462577 setelah-lima-dekade-pembunuh-robert-f-kennedy-diberi-pembebasan-bersyarat-y1ZMJHSjzg.JPG Terdakwa pembunuh calon Presiden Amerika Serikat Robert F Kennedy, Sirhan Sirhan. (Foto: Reuters)

WASHINGTON - Pembunuh Robert F. Kennedy (RFK) pada Jumat (27/8/2021), diberi pembebasan bersyarat setelah dua putra RFK mendukung pembebasan Sirhan Sirhan, sementara tim jaksa menolak, berargumen bahwa ia seharusnya tetap ditahan di balik jeruji besi.

Keputusan itu merupakan kemenangan besar bagi tahanan berusia 77 tahun itu, meski tidak menjamin pembebasannya.

BACA JUGA: Pelaku Penembakan Calon Presiden AS, Robert Kennedy Ditusuk di Penjara 

Putusan oleh panel yang terdiri dari dua orang dalam sidang pembebasan bersyarat ke-16 bagi Sirhan Sirhan itu akan dikaji dalam 90 hari ke depan oleh staf Dewan Pembebasan Bersyarat California, Amerika Serikat (AS). Hasil kajian itu akan dikirim ke gubernur, yang memiliki waktu 30 hari untuk memutuskan apakah akan memberikan pembebasan bersyarat yang disetujui itu, menolak atau memodifikasinya.

BACA JUGA: Sebarkan Klaim Sesat Vaksin Covid-19, Instagram Hapus Akun Robert F Kennedy Jr.

Douglas Kennedy, yang masih kanak-kanak ketika ayahnya ditembak mati pada 1968, mengatakan ia menangis mendengar penyesalan Sirhan dan mengatakan jika Sirhan tidak lagi menjadi ancaman bagi orang lain maka seharusnya ia dibebaskan.

Robert F. Kennedy, senator New York yang juga saudara laki-laki Presiden John F. Kennedy, adalah kandidat presiden dari Partai Demokrat ketika ia ditembak mati pada 6 Juni 1968 di Ambassador Hotel di Los Angeles, beberapa saat setelah menyampaikan pidato kemenangan dalam pemilihan pendahuluan yang penting di California.

Sirhan, yang dihukum karena pembunuhan tingkat pertama, mengatakan ia tidak ingat pembunuhan itu. Pengacaranya, Angela Berry, menilai Dewan Pembebasan Bersyarat seharusnya mendasarkan putusannya pada siapa Sirhan hari ini.

Berdasarkan kebijakan Jaksa Distrik Los Angeles George Gascon, seorang mantan polisi yang menjabat tahun lalu setelah mendorong reformasi, jaksa menolak untuk menyetujui atau menentang pembebasan Sirhan Sirhan.

Gascon, yang mengatakan ia mengidolakan keluarga Kennedy dan berduka dengan pembunuhan RFK, yakin bahwa peran jaksa berakhir ketika vonis dijatuhkan, dan bahwa jaksa seharusnya tidak mempengaruhi keputusan untuk membebaskan tahanan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini