Peringatkan ISIS-K, Biden: Kami Belum Selesai dengan Anda!

Susi Susanti, Okezone · Rabu 01 September 2021 09:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 01 18 2464264 peringatkan-isis-k-biden-kami-belum-selesai-dengan-anda-IQF9C5f5RJ.jpg Presiden AS Joe Biden (Foto: Reuters)

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden pada Selasa (31/8) waktu setempat memperingatkan Negara Islam-Provinsi Khorasan (ISIS-K), kelompok yang menewaskan 13 tentara AS dalam bom bunuh diri di bandara Kabul jika AS belum selesai dengan kelompok teroris.

"Untuk ISIS-K, kami belum selesai dengan Anda," terangnya.

“Bagi mereka yang ingin membahayakan Amerika, kami akan memburu Anda dan Anda akan membayar harga tertinggi,” ujar Biden dalam pidatonya, sehari setelah pesawat militer Amerika terakhir meninggalkan Afghanistan, mengakhiri perang terpanjang negara itu hampir 20 tahun setelah dimulai.

Biden juga mengatakan ini adalah dunia baru, ancaman teror telah menyebar ke seluruh dunia.

"Saya tahu bahwa ancaman terorisme terus berlanjut dalam sifat merusak dan jahat, tetapi telah berubah, meluas ke negara lain. Strategi kami harus berubah juga. Kami akan mempertahankan perang melawan terorisme di Afghanistan dan negara lain. Kami hanya tidak' tidak perlu melakukan perang darat untuk melakukannya," katanya.

(Baca juga: Taliban Terbangkan Helikopter Black Hawk Milik AS, 1 Orang Bergantung dengan Tali di Bawah)

Biden membela keputusan menarik pasukan AS karena keputusan AS hanya dua yakni "antara pergi dan meningkat”. Jadi dia memilih menarik pasukan sebagai satu-satunya pilihan daripada menambah lebih banyak pasukan ke negara itu.

"Saya tidak akan memperpanjang perang selamanya ini, dan saya tidak memperpanjang jalan keluar selamanya," katanya.

Pasukan Amerika Serikat meninggalkan Afghanistan pada Selasa (31/8) pagi, menandai akhir dari jalan keluar yang kacau dan berantakan dari perang terpanjang AS.

(Baca juga: Serangan Drone Hantam Bandara Saudi, 8 Terluka)

Dalam kesempatan itu, Biden mengapresiasi keberhasilan penarikan AS dari Afghanistan karena keterampilan, keberanian, dan keberanian tanpa pamrih yang luar biasa dari militer dan diplomat AS. Biden mengatakan bahwa 13 tentara yang gugur yang tewas sebagai bagian dari operasi tidak akan dilupakan.

“Dua puluh anggota tentara terluka dalam pelayanan misi ini. Tiga belas pahlawan memberikan hidup mereka,” ujarnya.

“Kami berutang kepada mereka dan keluarga mereka hutang rasa terima kasih yang tidak pernah dapat kami bayar, tetapi kami tidak boleh pernah lupa, selamanya,” tambahnya.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini