Khodaydaad, seorang pedagang senjata lain, juga mengaku ‘kebanjiran’ suplai akhir-akhir ini. Kepada Reuters ia menceritakan, senjata-senjata yang ditawarkannya umumnya buatan dan Rusia.
“Orang-orang yang menyimpan senjata di rumah selama bertahun-tahun menjual senjata mereka ke sini,” terangnya.
“Di sini kami menjual senjata kepada siapa saja yang datang, juga ke Taliban. Kami membeli peluru ini dan menjualnya lagi. Senjata-senjata ini adalah hasil jarahan dari pos-pos pemeriksaan dan tempat-tempat lain di negara ini. Jika seseorang memiliki senjata jarahan, ia akan menjualnya ke kami,” urainya.
Pedagang lain di pasar Panjwai yang berdebu, yang tokonya dihiasi dengan bendera besar Taliban dan gambar pemimpin puncak kelompok itu, menawarkan senjata-senjata yang lebih berbahaya.
Senapan serbu AK-47 buatan Rusia, serta senapan serbu M4 dan M16 buatan AS ditemukan di sana bersama sejumlah senapan mesin ringan lainnya.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Barat mengatakan, Taliban selama bertahun-tahun membeli senjata dan amunisi dari pasar gelap. Mereka juga merebut senjata dan peralatan dari medan perang dan pos-pos militer yang ditinggalkan.
Keruntuhan militer Afghanistan baru-baru ini menciptakan ladang senjata bagi para militan.
Di samping sejumlah besar senjata buatan Amerika, penguasa baru Afghanistan sekarang memiliki banyak peralatan dan kendaraan, termasuk humvee, pengangkut personel lapis baja, dan setidaknya satu helikopter Black Hawk yang berfungsi.
Para militan juga memanfaatkan harta rampasan mereka. Taliban menguangkan berbagai macam barang dari pangkalan militer Afghanistan dan Barat yang ditinggalkan.
Kelompok itu merebut distrik Panjwai pada bulan Juli saat penarikan pasukan pimpinan AS dari Afghanistan semakin dipercepat.
Di pasar lokal distrik itu, segala sesuatu mulai dari bahan konstruksi hingga nampan logam yang diselamatkan dari pangkalan militer Afghanistan di distrik itu dijual.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.