Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dilaporkan Moeldoko ke Polisi, Ini Respons ICW

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Jum'at, 10 September 2021 |17:16 WIB
Dilaporkan Moeldoko ke Polisi, Ini Respons ICW
Peneliti ICW Kurnia Ramadhana (Foto: Sindo)
A
A
A

Kurnia juga menjelaskan soal kajian ICW yang menyeret nama Moeldoko bersifat untuk memitigasi potensi korupsi, kolusi, dan nepotisme.

"Jika para pihak, terutama pejabat publik merasa tidak sependapat atas kajian itu, sudah sepatutnya dirinya dapat membantah dengan memberikan argumentasi dan bukti-bukti bantahan yang relevan, tidak justru mengambil jalan pintas melalui mekanisme hukum," ucapnya.

Kurnia menegaskan kembali soal anggapan Moeldoko yang merasa dituding mendapatkan untung dalam peredaran Ivermectin. Menurut Kurnia, Moeldoko terlalu jauh dalam menafsirkan kajian tersebut. Sebab, kata Kurnia, ICW tidak pernah menuding baik secara langsung maupun tidak langsung kepada Moeldoko.

Baca juga: Ini Alasan Moeldoko Datang Langsung ke Bareskrim Laporkan ICW

"ICW memastikan seluruh kalimat di dalam siaran pers tersebut menggunakan kata 'indikasi' dan 'dugaan'. Sebelum tiba pada kesimpulan adanya dugaan konflik kepentingan, kami memastikan kajian itu telah melalui proses pencarian informasi dan data dari berbagai sumber yang kredibel," katanya.

Kemudian, sambungnya, soal pernyataan peneliti ICW terkait dengan kerja sama ekspor beras antara HKTI dengan PT Noorpay Nusantara Perkasa. Kurnia menegaskan bahwa ICW sudah menyampaikan bahwa terdapat kekeliruan penyampaian informasi secara lisan.

Baca juga: Enggan Dibilang Antikritik, Moeldoko : Orang Datang ke KSP, Saya Suruh Marah-Marah

"Sebab, fakta yang benar adalah mengirimkan kader HKTI ke Thailand guna mengikuti sejumlah pelatihan sebagaimana tertuang dalam dokumen," ucapnya.

(Fakhrizal Fakhri )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement