PRANCIS - Mantan Menteri Kesehatan Prancis, Agnès Buzyn, sedang diselidiki secara resmi terkait penanganan pandemi Covid-19.
Jaksa mengatakan, Agnès Buzyn sedang diselidiki karena dianggap "membahayakan kehidupan orang lain", setelah meninggalkan jabatannya pada Februari 2020 untuk menjadi walikota Paris dan upayanya pun berakhir gagal.
Pengadilan Pelanggaran Khusus Pemerintah akan memutuskan apakah akan menuntutnya.
Ini adalah salah satu kasus pertama di dunia dari seorang menteri yang dimintai pertanggungjawaban secara hukum atas responnya dalam menghadapi pandemi.
Menurut surat kabar Le Monde, Buzyn juga kemungkinan akan menghadapi tuduhan "gagal melawan bencana".
Seperti dilansir kantor berita AFP, saat sidang pengadilan pada Jumat (10/09), wanita berusia 58 tahun itu mengatakan dia menyambut baik kesempatan untuk menjelaskan dirinya dan "untuk menegakkan kebenaran".
(Baca juga: Usai Buron, Mantan Kepala Intelejen Ditangkap Atas Dugaan Perdagangan Narkoba)
Dia mengatakan tidak akan membiarkan tindakan pemerintah atau tindakannya sendiri didiskreditkan,.
"Ketika kita melakukan begitu banyak hal untuk mempersiapkan negara kita menghadapi krisis kesehatan global,” terangnya.
Buzyn mengambil peran sebagai Menteri Kesehatan Prancis pada Mei 2017 dan mengundurkan diri hanya beberapa minggu setelah kasus Covid-19 pertama dikonfirmasi di Prancis.
(Baca juga: Peringati Tragedi 11 September, Biden Serukan Persatuan)
Dia kalah dalam pemilihan walikota dari Anne Hidalgo tahun lalu. Mantan dokter tersebut, kemudian bergabung dengan kabinet Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Januari 2021.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.