Korea Utara Klaim Berhasil Tembakkan Rudal Jarak Jauh

Susi Susanti, Okezone · Senin 13 September 2021 06:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 13 18 2470328 korea-utara-klaim-berhasil-tembakkan-rudal-jarak-jauh-jqIsV4D4R1.jpg Korea Utara klaim tembakkan rudal jarak jauh (Foto: TEL)

PYONGYANG - Korea Utara mengklaim telah berhasil menguji coba rudal jelajah jarak jauh baru selama akhir pekan.

Menurut Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) yang dikelola negara, laporan tersebut, pada Senin (13/9), mengatakan bahwa Akademi Ilmu Pertahanan negara itu berhasil melakukan uji coba rudal pada 11 dan 12 September, dan diketahui senjata tersebut telah dikembangkan selama dua tahun.

Berbagai resolusi Dewan Keamanan PBB telah menyatakan keprihatinan tentang program rudal balistik Korea Utara. Namun, resolusi tersebut belum berfokus pada pengembangan atau pengujian rudal jelajah.

Tidak seperti rudal balistik, rudal jelajah didorong oleh mesin jet. Sama seperti pesawat terbang, mereka tetap lebih dekat ke tanah, membuat mereka lebih sulit untuk dideteksi.

(Baca juga: Korsel Bangun Rudal Sekuat Senjata Nuklir, Bisa Mencapai Korut)

Menurut KCNA, rudal-rudal baru itu melakukan perjalanan selama 7.580 detik di sepanjang orbit penerbangan oval dan angka delapan di udara di atas tanah teritorial dan perairan Korea Utara dan mencapai target sejauh 1.500 km.

Rudal-rudal itu menawarkan alat pencegahan efektif lainnya untuk menjamin keamanan negara kita dan secara kuat menahan manuver militer pasukan musuh terhadap DPRK.

Seorang pejabat Kementerian Pertahanan Korea Selatan kepada CNN mengatakan militer di negara tetangga Korea Selatan sedang menyelidiki peluncuran yang dilaporkan.

(Baca juga: Korea Utara Gelar Parade Militer Peringati HUT Nasional)

“Rudal jelajah sering terdeteksi setelah tes dilakukan untuk ketinggian penerbangan rendah mereka. Korea Utara telah melakukan dua tes rudal jelajah tahun ini, tetapi kami tidak mengungkapkannya karena kami tidak mengungkapkan semua tes rudal jelajah yang kami deteksi,” terang pejabat itu.

Korea Utara melakukan setidaknya dua peluncuran uji coba awal tahun ini, dan itu secara luas dilihat sebagai upaya untuk mengirim pesan kepada pemerintahan Biden tentang pentingnya negara yang terisolasi di wilayah tersebut.

Sementara itu, Amerika Serikat (AS) belum mengomentari peluncuran terbaru yang dilaporkan.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini