Jaksa Minta Hakim Selidiki PM Haiti Terkait Pembunuhan Presiden

Agregasi VOA, · Rabu 15 September 2021 10:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 15 18 2471579 jaksa-minta-hakim-selidiki-pm-haiti-terkait-pembunuhan-presiden-35a6MiH1vH.jpg PM Haiti Ariel Henry (Foto: AP via VOA)

HAITI - Jaksa Haiti pada Selasa (14/9) meminta hakim untuk mendakwa Perdana Menteri (PM) Ariel Henry dalam pembunuhan Presiden dan meminta agar Henry dilarang meninggalkan negara itu.

Perintah yang diajukan jaksa Port-au-Prince Bed-Ford Claude itu datang pada hari yang sama ketika dia meminta Henry bertemu dengannya untuk menjelaskan mengapa tersangka utama dalam pembunuhan Presiden Jovenel Moïse meneleponnya dua kali hanya beberapa jam setelah pembunuhan.

Claude mengatakan telepon itu dilakukan pada pukul 04:03 dan 4:20 pada 7 Juli. Ia menambahkan bahwa bukti menunjukkan tersangka Joseph Badio berada di sekitar rumah Moïse ketika itu.

Badio pernah bekerja untuk Kementerian Kehakiman Haiti dan unit antikorupsi pemerintah. Ia dipecat pada Mei atas tuduhan melanggar aturan etika yang tidak disebutkan.

(Baca juga: Eks Hakim Agung Jadi Tersangka dalam Pembunuhan Presiden Haiti)

Dalam dokumen dua halaman, Claude membeberkan, percakapan telepon itu berlangsung tujuh menit dan bahwa Henry ketika itu berada di Hotel Montana di Port-au-Prince. Ia juga mengatakan, seorang pejabat pemerintah mencuit bulan lalu bahwa Henry memberitahunya bahwa dia tidak pernah berbicara dengan Badio.

Menteri Kehakiman Rockfeller Vincent pada Senin (13/9) memerintahkan kepala Kepolisian Nasional Haiti untuk meningkatkan keamanan untuk Claude karena jaksa itu telah menerima ancaman "serius dan mengganggu" dalam lima hari terakhir.

(Baca juga: Pejabat Tinggi Keamanan Haiti Ditangkap Terkait Pembunuhan Presiden Jovenel Moise)

Sementara itu, juru bicara Henry belum bisa dihubungi untuk dimintai komentar.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini