Hujan dan Berkabut, Jenazah Nakes yang Jatuh ke Jurang Belum Dievakuasi

Antara, · Kamis 16 September 2021 23:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 16 340 2472621 hujan-dan-berkabut-jenazah-nakes-yang-jatuh-ke-jurang-belum-dievakuasi-bHWYpxaabn.jpg Gabriela Meilan, tenaga kesehatan di Puskesmas Kiwirok yang jatuh ke jurang di Pegunungan Bintang, Papua (Foto: Antara)

JAYAPURA - Jenazah tenaga kesehatan Gabriela Meilan (22) yang meninggal setelah terjatuh ke dalam jurang bersama rekannya Kritina Sampe pada Rabu 15 September 2021 sore, tidak bisa dievakuasi dari dasar jurang di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. 

Memang benar baru Kristina Sampe yang berhasil dievakuasi Kamis malam (16/9/2021), setelah anggota TNI-Polri dibantu warga berupaya mengevakuasi Kristina yang mengalami luka-luka dan trauma, kata Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Cahyo Sukarnito.

Baca Juga: Penemuan Mayat Wanita Gegerkan Warga Srengseng Sawah

Jenazah Gabriella belum bisa dievakuasi karena sejak pagi kawasan itu dilanda hujan dan berkabut sehingga menyulitkan untuk melakukan evakuasi.

Jenazah korban berada di kedalaman sekitar 500 meter sehingga cukup sulit untuk dievakuasi dengan peralatan seadanya di tambah cuaca yang tidak bersahabat.

"Mudah-mudahan, Jumat (17/9), cuaca cerah sehingga evakuasi terhadap jenazah yang diduga terjatuh saat mencari perlindungan ketika KKB melakukan pembakaran," ucap Cahyo.

Ketika ditanya tentang kondisi para nakes yang mengalami luka-luka, AKBP Cahyo mengatakan dari laporan yang diterima kondisi mereka relatif membaik, namun masih trauma.

Baca Juga:  Tahanan Perempuan Ditemukan Meninggal di Penjara

Bila cuaca mendukung, dijadwalkan Jumat 17 September, mereka akan dievakuasi ke Jayapura dengan menggunakan helikopter milik TNI-AU, kata AKBP Cahyo.

Aksi teror yang dilakukan KKB pimpinan Lamek Taplo itu selain aksi baku tembak dengan aparat keamanan juga membakar fasilitas umum yang ada di Kiwirok.*

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini