Presiden Jokowi Soroti Gap Vaksinasi Antarkabupaten/Kota di Sumut

Ahmad Ridwan Nasution, iNews · Kamis 16 September 2021 23:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 16 608 2472622 presiden-jokowi-soroti-gap-vaksinasi-antarkabupaten-kota-di-sumut-7drqgz3rE2.jpg Presiden Jokowi (iNews/Ahmad Ridwan Nasution)

MEDAN – Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga menyoroti vaksinasi Covid-19 di Sumatera Utara (Sumut). Menurutnya, vaksinasi masih rendah yakni 16,8 persen.

Menurut catatannya, secara umum tercatat 26 persen dan lansia 24,5 persen.

Kepala Negara juga menyebutkan adanya gap cukup jauh antarkabupaten/kota yang ada di Sumut dalam hal vaksinasi. Gap itu antara 82 persen sampai 7 persen. Ketidakmerataan ini harusnya lebih diperhatikan mengingat semua daerah harus merata vaksinasinya.

“Adanya gap antara kota-kota tertentu dengan kabupaten yang lain yang angkanya sangat jauh 82 sampai 7 persen. Hati-hati. Karena kita ini tidak bisa sendiri,” katanya, Kamis (16/9/2021).

Tercatat sejumlah daerah masih belum merata vaksinasinya. Ada daerah yang tingkat vaksin nya sudah diatas capaian nasional. Sementara sejumlah daerah masih tergolong rendah di antaranya Labuhanbatu Utara 12,9 persen, Madina 12 persen, Nias 11,8 persen, Langkat 11,2 persen, Nias Utara 8,3 persen, dan Nias Selatan 7,7 persen.

Jokowi juga mengingatkan kepada kepala daerah untuk menangani Covid-19 semua harus bekerja sama. Tidak ada yang lebih dan tidak ada yang kurang, harus merata sama juga dengan vaksin.

Tidak hanya menyoroti soal vaksin, Presiden Jokowi juga menyoroti terkait kedisiplinan dan konsistensi pelaporan data. Jokowi meminta kepada pihak yang menginput data karena catat berbasis data dan berbasis angka sangat penting dalam penanganan sebuah kasus agar tidak keliru dan lebih teliti lagi.

Baca Juga : Jokowi: Kunci Gerakkan Ekonomi adalah Pengendalian Covid-19

“Kemudian mengenai urusan kedisiplinan konsistensi kita dalam memasukkan data ke laporan. Tolong ditekankan ke bagian entry data karena apapun namanya data itu penting saat kita desain policy,” tuturnya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini