Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Deretan Kasus Pembunuhan Kerabat Sendiri, Nomor 2 karena Punya Utang

Tim Litbang MPI , Jurnalis-Rabu, 22 September 2021 |07:44 WIB
Deretan Kasus Pembunuhan Kerabat Sendiri, Nomor 2 karena Punya Utang
Ilustrasi (Foto: Okezone)
A
A
A

3. Pembunuhan karena Lapar di Oku

Seorang pemuda di Ogan Komering Ulu (OKU) berinisial A dibunuh oleh rekan satu baraknya yang bernama D. Kejadian itu berlangsung di Areal Kebun Karet II R Desa Lunggaian, kecamatan Lubuk Batang, OKU, Sumatera Selatan, pada Rabu (7/4/2021).

Kedua orang yang merupakan buruh sadap karet ini tinggal di dalam satu barak. Saat itu, D dan seorang saksi yang baru pulang bekerja merasa lapar dan berniat makan ketika sampai di barak. Namun, ketika sampai dirinya mendapat kalau nasi yang biasa tersedia di sana habis. Saat itu, di dalam barak hanya ada korban. Pelaku kemudian bertanya apa korban sudah makan, yang dijawab sudah oleh korban.

Emosi, D akhirnya menusuk korban di bagian leher dan dada ketika terlelap. Korban sempat berteriak minta tolong setelah ditusuk, tetapi ketika dibawa ke rumah sakit terdekat, nyawanya sudah tidak tertolong karena lukanya yang cukup parah.

Baca juga: Polri Angkat Bicara! Kasus Tewasnya Ibu-Anak di Subang Diduga Pembunuhan Berencana

4. Pembunuhan karena Dendam di Tulungagung

Mayat SL (45) ditemukan tergeletak di semak-semak di jalur Pantai Selatan Besuki, Tulungagung dengan kondisi mulai membusuk sehingga sulit dikenali pada Selasa (27/4/2021). Korban merupakan warga Pagak, kabupaten Malang.

Hasil autopsi menunjukkan beberapa bekas tanda kekerasan pada tubuh korban. Ada luka memar pada wajah dan dada, beberapa tulang iga yang patah, hingga bagian tengkorak yang mesuk ke dalam. Ada juga pendarahan pada rongga dada dan otak yang diduga merupakan akibat dari pukulan benda tumpul.

Pelaku merupakan salah satu teman dekat korban, SW (31), warga Pagak, kabupaten Malang. Pada awalnya, mereka berangkat ke Trenggalek untuk jalan-jalan. Di Kawasan Prigi Trenggalek, keduanya sempat menyambangi area judi kletek dan ikut bermain. Hanya saja, mereka kalah. Di perjalanan korban terus menerus memaki pelaku menggunakan kata-kata kasar karena korban berpikir kalau pelakulah biang kerok dari kekalahan mereka.

Baca juga: Batal Periksa Yosep, Penyidik Bareskrim Sambangi TKP Pembunuhan Ibu dan Anak

Dengan motif dendam dan emosi, pelaku membunuh korban dengan memukul dan menghantamkan batu besar kearah korban. Pelaku juga membawa kabur sepeda motor, dompet, serta telepon genggam korban.

(Fakhrizal Fakhri )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement