Riset Indeks Kualitas Program SIaran Televisi Periode I-2021: Terdapat Lima Kategori Program TV Berkualitas

Fitria Dwi Astuti , Okezone · Jum'at 24 September 2021 17:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 24 1 2476445 riset-indeks-kualitas-program-siaran-televisi-periode-i-2021-terdapat-lima-kategori-program-tv-berkualitas-V7u29ZY761.jpeg Foto: Dok Inews.id

Jakarta-Meskipun masih dalam situasi PPKM demi menekan penyebaran pandemi Covid-19 tidak menyurutkan semangat Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk menggelar pelaksanaan Riset Indeks Kualitas Program Siaran Televisi Periode I tahun 2021. Penyelenggaran Riset Indeks Kualitas Program Siaran Televisi setiap tahunnya bertujuan untuk mendorong dan mewujudkan penyiaran yang sehat dan memberi kemanfaatan bagi khalayak.

Riset Indeks Kualitas Program Siaran Televisi Periode I tahun 2021 melibatkan 12 Perguruan Tinggi (PT) di Indonesia di antaranya Universitas Sumatera Utara, Universitas Andalas, UPN Jakarta, Universitas Padjajaran, Universitas Diponegoro, UIN Sunan Kalijaga, UNS, Universitas Udayana, Universitas Tanjungpura, Universitas Hasanudin, Universitas Lambung Mangkurat, dan Universitas Pattimura.

Berdasarkan hasil riset Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) bersama 12 Perguruan Tinggi, Riset Indeks Kualitas Program Siaran Televisi 2021 periode I, KPI telah menetapkan lima kategori program siaran TV yang berhasil memenuhi standar nilai kualitas yang ditetapkan KPI yakni sebesar 3.0. Hasil tersebut berasal dari penilaian sejumlah 108 informan.

Dari delapan kategori program yang yang dinilai dengan berbagai indikator yang telah ditentukan, terdapat lima program yang menunjukkan capaian angka di atas standar indeks KPI. Kelima program tersebut yakni kategori program Wisata dan Budaya (3.53), kemudian Religi (3.40), Anak (3.29), Berita (3.25), dan Talkshow (3.24).

Dalam riset periode I tahun 2021, sangat disayangkan terdapat tiga kategori program yang belum memenuhi capaian angka dari standar indeks KPI sebesar 3.00. Adapun ketiga kategori program dengan indeks terendah, yakni kategori program Variety Show (2.81), Infotainment (2.67) dan Sinetron (2.56).

Berdasarkan hasil kajian riset KPI, dalam lima tahun terakhir, tiga program yakni sinetron, variety show, dan infotainmen, masih belum meningkat indeksnya. Artinya tiga kategori program siaran tersebut selama lima tahun pelaksaan riset belum memenuhi standar kualitas KPI.

KPI memberikan beberapa hal catatan untuk diperhatikan lembaga penyiaran mengenai program yang belum memenuhi capaian angka dari standar indeks. Misalnya, untuk kategori program Variety show, yaitu mengenai perlindungan perkembangan psikologis anak-anak dan remaja pada peringkat indeks terendah. Sedangkan untuk indeks tertinggi adalah banyak program Variety Show tidak menampilkan adegan mistik, horor dan supranatural di bawah pukul 22.00-03.00 waktu setempat.

Selain itu catatan untuk kategori program Infotainment, yaitu mengenai perlindungan hak privasi dan perkembangan psikologis terhadap anak-anak dan/atau remaja pada peringkat indeks terendah. Sedangkan untuk indeks tertinggi adalah banyak program infotainment tidak menyajikan informasi yang mengandung unsur mempertentangkan suku, agama, ras dan antar-golongan.

Sementara catatan untuk kategori program Sinetron, mengenai perlindungan perkembangan psikologis terhadap anak-anak dan remaja pada peringkat indeks terendah, sedangkan untuk indeks tertinggi adalah banyak program sinetron tidak menyajikan adegan yang mengandung aktivitas seks dan persenggamaan percakapan, suara tentang aktivitas seks, adegan ciuman bibir, eksploitasi bagian tubuh tertentu, gerakan tubuh erotis dan kata-kata cabul.

Meskipun pada tahun sebelumnya pada 2020 telah mengalami tren peningkatan yang cukup signifikan, namun pada periode 2021 pertama kali ini hasil indeks kualitas program siaran televisi mengalami penurunan di beberapa kategori program.

Berdasarkan hasil riset Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), indeks kualitas program siaran televisi Indonesia periode I pada 2021 ini mengalami penurunan yakni nilai indeksnya berubah dari 3,21 menjadi 3,09.

Dalam kurung waktu 5 tahun terakhir pelaksanaan riset (2017-2021), indeks keseluruhan dalam setiap periode berbeda-beda namun beberapa program siaran menunjukan trend perubahan ke arah lebih baik, di samping itu beberapa program mengalami penurunan. Pada tahun 2017, periode pertama 2.84 dan periode kedua 2.88. Tahun 2018, periode pertama 2.84, periode kedua 2.87, dan periode ketiga 2.81. Tahun 2019, periode pertama 2.93 dan periode kedua 2.90. Tahun 2020, periode pertama 3.14 dan periode kedua 3.21. Untuk hasil indeks kualitas periode pertama 2021 ini sebesar 3.09 artinya turun dari tahun 2020 lalu.

KPI berharap dengan terselenggaranya kegiatan ini menjadi pendorong yang kuat untuk meningkatkan rasa kepedulian kita akan lahirnya konten isi siaran yang sehat dan berkualitas di Indonesia. Tak hanya itu, tetapi juga lebih banyak dan bervariatif dalam memasuki era siaran digital.

CM

(yao)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini