Suami Tikam Istri 10 Kali karena Cemburu, Tubuhnya Dilempar dari Ketinggian 40 Meter

Susi Susanti, Okezone · Jum'at 24 September 2021 14:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 24 18 2476284 suami-tikam-istri-10-kali-karena-cemburu-tubuhnya-lempar-dari-ketinggian-40-meter-RPy1t800pF.jpg Suami tikam istri hingga tewas karena cemburu (Foto: Daily Star)

RUSIA - Seorang psikolog dan pelatih seks asal Rusia ditikam berulang kali oleh suaminya akibat marah dan cemburu. Sang suami juga tega melempar tubuhnya dari ketinggian 130 kaki atau sekitar 40 meter.

Pelatih kebugaran pribadi Rustam Mursalov, 24, menikam istrinya Alexandra Mursalova di kepala dan leher di St Petersburg.

Menurut polisi, Mursalov mengaku membunuh ibu dari dua anaknya karena cemburu,

Kecemburuan ini berasal karea Alexandra bekerja dengan klien kaya di St Petersburg. Sang istrinya ini sempat membual jika dia bisa “mengajar orang untuk mencintai dengan hanya melihat masalahnya dalam 15 menit lalu menyelesaikan semuanya dalam empat sesi.”

Menurut media Mash, mengutip sumber penegak hukum, saat diinterogasi oleh petugas, dia mengaku bahwa dia telah merencanakan pembunuhan istrinya.

(Baca juga: Korban Tewas Penembakan di Universitas Rusia Bertambah, Pelaku Seorang Mahasiswa)

“Dia menyiapkan pisau dan membawa anak-anak itu ke kerabat mereka agar mereka tidak melihat kengerian ini,” terang polisi.

“Pada malam 21 September, dia sedang menunggu istrinya, dan dia datang dengan pria lain,” ujarnya.

Kemudian terjadi perkelahian di tangga dan pria itu lari. "Dia tinggal sendirian dengan istrinya dan menikamnya sepuluh kali,” lanjutnya.

 (Baca juga: Penembakan di Universitas Rusia Tewaskan 5 Orang, 6 Luka-Luka)

Tubuhnya kemudian dilempar dari balkon lantai 13, diikuti dengan jaketnya yang berlumuran darah.

Setelah kematiannya, Mursalov melarikan diri tetapi kemudian menyerahkan diri kepada polisi.

Komite Investigasi Rusia sedang menyelidiki dugaan pembunuhan itu dan Mursalov telah ditahan.

Sebelum kematiannya, dia sempat nendokumentasikan masalah dalam perkawinannya kepada ribuan pengikutnya di media sosialnya. Enam hari yang lalu dia juga memposting bahwa suaminya telah mengancam akan menikam dia dan anak-anak mereka, yang berusia tujuh dan dua tahun.

“Dia mengetuk pintu, mengatakan dia akan membunuh saya dan anak-anak. Saya mengumpulkan anak-anak dan mengganti flat, tetapi sejak itu dia datang setiap malam, mengetuk pintu, memanggil interkom, membangunkan kami dan menakuti anak-anak,” tulisnya pada 15 September.

Tidak segera jelas apakah dia telah mencari perlindungan polisi setelah insiden itu.

Namun, serangkaian ancaman membuatnya membawa putrinya ke tempat lain yang lebih aman.

"Ingat saya memberi tahu Anda aturan tentang apa yang harus dilakukan dengan manipulator pelaku:

“1. Buatlah batasan yang jelas, bagaimana dia bisa dan bagaimana dia tidak bisa memperlakukan Anda.

“2. Ketika dia tidak memenuhi persyaratan, Anda pergi dan mengabaikannya.

“Jangan berkomunikasi dengan pelaku, dia suka ini. Ini adalah tujuan dari penampilannya.”

Dalam postingannya, dia menulis bagaimana suaminya iri dengan penghasilannya.

“Suami saya mencoba mengambil ponsel saya sehingga saya tidak akan mendapat penghasilan lagi,” tulisnya.

“Kemudian kami pergi ke terapi keluarga,” terangnya.

“Ini membuat segalanya lebih mudah, hubungan menjadi datar, dan dia mengakui bahwa dia salah,” jelasnya.

“Sepanjang musim panas, hubungan itu luar biasa. Periode terbaik kami,” terangnya.

Namun, hubungan itu dinilai berubah pada Agustus lalu ketika dia mengklaim Mursalov menjadi lebih mudah marah.

"Uang adalah rem konstan dalam hubungan kami," tulisnya.

“Hari ini suami saya mengatakan bahwa uang merusak segalanya dan suatu hari saya harus memilih, dia atau uang,” tulisnya.

"Saya mencintai suami saya, tetapi saya belum siap untuk melepaskan keinginan dan impian saya,” tambahnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini