KBRI Tokyo Dukung Game Lokal Indonesia Mendunia melalui Event Tokyo Game Show 2021

Jum'at 24 September 2021 16:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 24 18 2476402 kbri-tokyo-dukung-game-lokal-indonesia-mendunia-melalui-event-tokyo-game-show-2021-FSM9bwxWD4.jpeg Dubes RI untuk Jepang Heri Akhmadi (tgh) bersama Wakil Dubes Tri Purnajaya dan Kepala Bidang Ekonomi KBRI Tokyo Rima Cempaka. (Foto: KBRI Tokyo)

JAKARTA – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan Asosiasi Game Indonesia (AGI) pada Jumat (24/9/2021) menyelenggerakan kegiatan Market Sounding and Introduction to Japan’s Digital Creative Industries sebagai pembekalan bagi para peserta dari Indonesia yang akan ikut ambil bagian dalam expo Tokyo Game Show mendatang. Sebanyak19 game developer dari Indonesia akan berpartisipasi dalam expo yang berlangsung dari 30 September hingga 3 Oktober 2021 itu.

BACA JUGA: KBRI Tokyo Siap Bantu Kontingen Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Dalam sambutannya, Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang Heri Akhmadi menekankan komitmen penuh KBRI Tokyo dalam mendukung pengembangan industri game Indonesia, termasuk dalam hal pengawalan business deal hingga 'menetas'. Karena itu, Dubes Heri berpesan event Tokyo Game Show ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkanprofil dan bisnis industri game Indonesia”.

Di akhir sambutannya, Dubes Heri Akhmadi menyampaikan pesan melalui pantun yang menegaskan komitmen tersebut:

“Pergi ke Akihabara niatnya mau beli PS;

Tapi ternyata akhirnya jadi melihat robot;

Selamat dan sukses gamers Indonesia di TGS

Jangan khawatir, KBRI Tokyo pasti selalu siap support”.

BACA JUGA: Kemenparekraf Siapkan Keikutsertaan Developer Game Indonesia di Gamescom Global dan Tokyo Game Show

Sementara itu, Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf Nia Niscaya menegaskan 3 kata kunci untuk dapat survive di era pandemi ini, yakni inovasi, adaptasi dan kolaborasi.

“Kemenparekraf terus berkomitmen untuk melakukan pendampingan bagi pelaku industri game Indonesia. Salah satunya melalui kegiatan pembekalan ini yang dapat memberikan pemahaman bagaimana meyakinkan calon mitra dari Jepang terkait kualitas produk game buatan Indonesia,” tegas Nia Niscaya.

(dka)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini