Kecam Deportasi 'Tak Manusiawi' Migran Haiti, Utusan Khusus AS Mundur

Agregasi VOA, · Jum'at 24 September 2021 17:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 24 18 2476460 kecam-deportasi-tak-manusiawi-migran-haiti-utusan-khusus-as-mundur-Cx7rYda7sV.JPG Migran Haiti yang dipulangkan dari Amerika Serikat menunggu di Bandara Internasional Toussaint Laouverture, Port Au Prince, Haiti, 23 September 2021. (Foto: Reuters)

WASHINGTON - Utusan Khusus Amerika Serikat untuk Haiti Daniel Foote pada Kamis (23/92/2021) siang mengundurkan diri dan mengecam keras pemerintahan Presiden Joe Biden atas apa yang digambarkannya sebagai keputusan “tidak manusiawi” dan “kontra-produktif” karena mendeportasi ribuan migran Haiti.

BACA JUGA: 10.000 Imigran Ilegal Penuhi Perbatasan AS - Meksiko

Foote, yang baru dua bulan memangku jabatan itu, pada Rabu (22/9/2021) mengirim surat pengunduran dirinya pada Menteri Luar Negeri Antony Blinken. Ia mengatakan pendekatan Amerika pada Haiti “tetap sangat cacat.” 

Dia mengatakan nasihat yang diberikannya “selama ini tidak dipedulikan dan tidak didengar” oleh pemerintah, “sementara tidak ada nasihat lain dari apa yang saya sampaikan.”

Sejak Minggu (19/9/2021) Amerika telah menerbangkan kembali ratusan migran Haiti ke tanah air mereka setelah berbondong-bondong datang ke perbatasan Amerika-Meksiko di Del Rio, Texas, dengan harapan dapat masuk dan tinggal di Amerika. Banyak dari migran itu, yang tidak pernah lagi tinggal di Haiti setelah gempa bumi dahsyat pada 2010 dan selama sepuluh tahun ini tinggal di Chile, Brasil dan negara-negara lain di Amerika Selatan.

BACA JUGA: Kerusuhan Pecah Usai Imigran yang Dideportasi Tiba di Bandara, Tas Dibuang Keluar dari Pesawat

Amerika telah mengizinkan ribuan migran Haiti datang ke Amerika untuk mencari suaka, tetapi mengirim kembali sebagian migran ke tanah air mereka. Dalam satu hari ada tujuh penerbangan ke ibu kota Port-au-Prince atau kota terbesar kedua di Haiti, Cap-Haitien.

Juru Bicara Departemen Luar Negeri Ned Price menolak keberatan Foote, dengan mengatakan sebagian pandangannya “dipertimbangkan sepenuhnya dalam proses kebijakan yang ketat dan transparan. Sebagian dari proposal itu diketahui justru merusak komitmen kami untuk untuk mempromosikan demokrasi di Haiti dan telah ditolak selama proses pengambilan kebijakan. Mengatakan bahwa proposalnya diabaikan sama sekali adalah salah.”

Hal senada disampaikan juru bicara Gedung Putih Jen Psaki.

Departemen Luar Negeri Amerika mengatakan “sayangnya, bukannya ikut ambil bagian dalam proses kebijakan berorientasi solusi, Utusan Khusus Foote justru mengundurkan diri dan dengan salah menggambarkan kondisi pengunduran dirinya. Dalam masa jabatannya ia gagal memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan keprihatinan tentang migrasi, dan malah memilih untuk mengundurkan diri.”

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini