Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Penembak Presiden AS Ronald Reagan Bebas Tanpa Syarat

Antara , Jurnalis-Selasa, 28 September 2021 |13:54 WIB
Penembak Presiden AS Ronald Reagan Bebas Tanpa Syarat
Presiden Amerika Serikat Ronald Reagan melambai ke kerumunan sesaat sebelum ditembak di luar Washington Hilton Hotel pada 30 Maret 1981. (Foto: Antara/Reuters)
A
A
A

WASHINGTON - Seorang hakim Amerika Serikat (AS) pada Senin (27/9/2021) mengatakan dia akan memberikan "pembebasan tanpa syarat" kepada John Hinckley, yang melukai Presiden AS Ronald Reagan dan tiga orang lainnya dalam sebuah percobaan pembunuhan pada 1981.

"Setelah bertahun-tahun, saya akan memberikan pembebasan tanpa syarat kepada Hinckley," kata Hakim Distrik AS Paul Friedman dalam sidang di pengadilan Distrik Columbia.

BACA JUGA: Setelah Lima Dekade, Pembunuh Robert F. Kennedy Diberi Pembebasan Bersyarat 

Pada 2016, Friedman mengizinkan Hinckley untuk pindah dari sebuah rumah sakit jiwa di Washington yang dihuninya selama tiga dekade.

Namun, Friedman memberlakukan pembatasan perjalanan dan penggunaan internet kepada Hinckley.

Dalam sidang pada Senin, Friedman mengatakan bahwa dia berencana untuk mencabut pembatasan terhadap Hinckley.

Friedman menyebut kesehatan mental Hinckley sudah membaik dan dia tidak lagi berbahaya. Dia juga mengatakan akan mengeluarkan perintah tertulis akhir pekan ini untuk melaksanakan keputusannya.

BACA JUGA: Pelaku Penembakan Calon Presiden AS, Robert Kennedy Ditusuk di Penjara

Jaksa federal Kacie Weston mengatakan dalam sidang itu bahwa Departemen Kehakiman AS setuju Hinckley harus diberikan pembebasan tanpa syarat.

Namun, Weston berpendapat pembatasan yang diberlakukan terhadap Hinckley tidak boleh dicabut secara resmi hingga Juni 2022.

Hal itu dimaksudkan agar jaksa dapat terus memantau Hinckley saat dia bertransisi untuk hidup mandiri usai kematian ibunya, kata Weston.

Putri Reagan, Patti Davis, menulis sebuah opini di surat kabar Washington Post yang mengatakan dirinya menentang pembebasan Hinckley dan khawatir pria itu sekarang bisa menghubunginya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement