Remaja Ini Ingin Jadi Superhero, Malah Tiga Kali Suntikkan Merkuri

Tim Okezone, Okezone · Senin 04 Oktober 2021 01:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 04 18 2480740 remaja-ini-ingin-jadi-superhero-malah-tiga-kali-suntikkan-merkuri-NTMb3kIDkN.jpg Ilustrasi (Foto : Istimewa)

NEW DELHI - Tindakan ceroboh dilakukan remaja asal India lantaran dirinya ingin menjadi seperti superhero yang tergabung dalam X-Men, tokoh favoritnya. Pemuda itu justru menyuntikkan merkuri, zat mematikan yang bisa membunuhnya.

Kasus yang tidak lazim itu ditulis dalam sebuah laporan di National Center for Biotechnology Information, yang mengungkap luka yang diderita anak yang tidak disebutkan namanya didapat setelah ia dengan sengaja menyuntikkan Merkuri ke dalam tubuhnya.

Remaja malang tersebut lalu mengunjungi pusat trauma di India dengan beberapa luka yang tidak sembuh-sembuh di lengan kiri. Petugas medis menduga bahwa penyalahgunaan zat mungkin menjadi faktor sehingga dilakukan evaluasi psikiatri.

Lalu sang remaja mengungkapkan dia sengaja menyuntik dirinya sendiri dengan Merkuri yang berhasil dia ambil dari termometer. Setidaknya, ia tiga kali melakukan hal itu.

Baca Juga : Kisah Perempuan Hebat Bertaruh Nyawa di Tambang Emas

Laporan tersebut mengatakan, bahwa remaja itu terinspirasi oleh karakter Mercury dari franchise X-Men yang telah muncul di sejumlah komik. Dalam komik, tubuh Mercury terdiri dari logam tidak beracun yang menyerupai Merkuri, yang dapat ia bentuk kembali atau padatkan sesuka hati.

"Menariknya, dia memiliki sejarah masa lalu dari beberapa gigitan laba-laba untuk mensimulasikan Spider-Man. Anehnya, dia tidak memiliki masalah kejiwaan lain dan memiliki IQ normal,” bunyi laporan itu, seperti dilansir Daily Star, Senin (4/10/2021).

Dokter melakukan pemeriksaan toksikologi untuk memeriksa kadar Merkuri dalam darah remaja tersebut. Untungnya dia melewatkan semua pembuluh darah utama saat menyuntikkan merkuri, tetapi boroknya harus dipotong dan dia harus menjalani operasi cangkok kulit.

"Pasien tidak mengembangkan tanda-tanda klinis keracunan kronis, membuktikan bahwa injeksi Merkuri subkutan memiliki risiko toksisitas sistemik yang rendah, dan histopatologi memainkan peran penting dalam diagnosis,” tukas laporan itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini