4. Pernah menjadi menteri
Dilansir dari website resmi Menteri Luar Negeri Jepang, jika dilihat, karier politiknya tidak hanya menjadi seorang anggota dewan. Dia juga pernah menjabat sebagai menteri. Dia pernah menjadi Menteri Urusan Okinawa (2007-2008), Menteri Kebijakan Luar Angkasa dan Urusan Konsumen (2008), serta Menteri Luar Negeri dalam Kabinet Abe (2012-2017).
5. Janji politik
Selama kampanye kepemimpinannya, Kishida berjanji akan menghabiskan puluhan triliun yen untuk merangsang pertumbuhan ekonomi, memprioritaskan masyarakat berpenghasilan rendah, daerah yang kesulitan, dan industry pariwisata.
Dia merasa yakin bisa membawa Jepang jauh lebih baik dari kebijakan ekonomi neoliberal Abe, atau disebut “Abenomics” yang dinilai semakin membuat pendapatan masyarakat terpuruk.
(Susi Susanti)