JAKARTA – Banjir merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. Diantarnya adalah Desa Muang dan Desa Namun yang terletak di Kecamatan Jaro. Kejadian ini akibat intensitas curah hujan yang tinggi serta meluapnya sungai di dua desa tersebut pada Sabtu (2/10), pukul 04.00 WITA.
(Baca juga: 3 Kecamatan Diterjang Banjir Bandang, Satu Keluarga Dievakuasi dari Pohon)
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabalong melaporkan sebanyak 72 unit rumah terdampak atas peristiwa banjir tersebut. Dengan rincian 37 rumah di Desa Muang dan 35 rumah di Desa Namun.
Saat terjadi banjir, tinggi muka air berkisar 50 - 100 sentimeter. Berdasarkan kondisi terkini, Senin (4/10), pukul 05.00 WIB, banjir sudah mulai berangsur surut dan cuaca terpantau berawan.
(Baca juga: Diguyur Hujan Lebat Berdurari Panjang, Wilayah Kapuas Hulu Digenangi Banjir)
Selain itu, BPBD Tabalong juga melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat untuk melakukan monitoring dan pendataan di lokasi kejadian. Hal ini bertujuan untuk menjadi acuan untuk pengambilan langkah sebagai tindakan percepatan penanganan banjir.
Berdasarkan analisis InaRisk Kabupaten Tabalong merupakan wilayah dengan potensi bahaya banjir pada kategori sedang hingga tinggi. Sebanyak 12 kecamatan berada pada potensi tersebut.
Menyikapi prakiraan cuaca wilayah Kalimantan Selatan, BMKG telah merilis mengenai peringatan dini mengenai waspada potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat pada siang/sore hari di wilayah Kabupaten Banjar, Kabupaten Barito Kuala, Kabupaten Tapin, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kabupaten Kotabaru, dan sekitarnya.
Menghadapi musim hujan, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap potensi bahaya hidrometeorologi.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.