Diguyur Hujan Lebat Berdurari Panjang, Wilayah Kapuas Hulu Digenangi Banjir

Rahman Asmardika, Okezone · Minggu 03 Oktober 2021 10:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 03 340 2480525 diguyur-hujan-lebat-berdurari-panjang-wilayah-kapuas-hulu-digenangi-banjir-JPZNLknzie.jpeg Foto: BPBD.

JAKARTA – Hujan deras berintesitas tinggi yang turun sejak Jumat (1/10/2021) hingga Sabtu (2/10/2021) dini hari memicu banjir di wilayah Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat. Hujan lebat mengakibatkan debit air Sungai Kapuas meluap hingga menggenangi wilayah pemukiman.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas Hulu melaporkan banjir terjadi pada pukul 04.00 dini hari waktu setempat. Genangan air berkisar kurang lebih 50 cm pada dua desa di Kecamatan Putusibau Utara, yaitu Desa Tanjung Lasa dan Desa Mendalam.

BACA JUGA: Antisipasi Banjir, Pemprov DKI Targetkan 154 Meter Kubik Lumpur Dapat Terangkat dari Kali Mookevart 

Hujan yang masih terus mengguyur berpotensi memicu peningkatan tinggi muka air.

Mengantisipasi kemungkinan terburuk, BPBD telah bersiaga dan berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan maupun desa. BPBD juga melakukan peninjauan langsung ke lokasi terdampak banjir serta pendataan kerugian material dan warga terdampak.

BPBD mengidentifikasi kebutuhan mendesak saat ini yaitu perahu karet dan jas hujan guna mengoptimalkan kinerja tim di lapangan dalam mendistribusikan bantuan serta kesiapsiagaan langkah evakuasi apabila dibutuhkan sewaktu-waktu.

BACA JUGA: 2.862 Rumah Terendam Banjir Kapuas Hulu

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan informasi peringatan dini potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai dengan petir atau kilat dan angin kencang berdurasi singkat pada wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, Ketapang, Kayong Utara dan Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat pada Minggu (3/10/2021) dan Senin (4/10/2021).

Kajian inaRISK menunjukkan Kabupaten Kapuas Hulu memiliki potensi bahaya banjir pada tingkat sedang hingga tinggi yang berdampak pada 25 kecamatan.

Merespons hal tersebut, BNPB mengimbau masyarakat dan perangkat daerah setempat untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dengan memantau prakiraan cuaca pada laman BMKG dan memperhatikan peningkatan tinggi muka air jika hujan mengguyur wilayah setempat dalam jangka waktu yang cukup lama.

Langkah-langkah kesiapsiagaan yang dapat dilakukan pada kondisi darurat banjir antara lain tempatkan parabot rumah di tempat yang aman dari banjir dan waspada terhadap arus bawah, saluran air, kubangan dan tempat-tempat yang tergenang air.

Selain itu, matikan jaringan listrik dan jangan mengentuh peralatan yang bermuatan listrik saat berada di tengah banjir, ikuti instruksi pihak berwenang dalam melakukan evakuasi ke tempat yang lebih tinggi dan aman dengan mempersiapkan kebutuhan keluarga seperti obat-obatan, pakaian dan kebutuhan lain, khususnya di tengah pandemi Covid-19.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini