JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan, siap untuk merekrut 57 eks pegawai KPK yang tak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Hal itu disebut sebagai bentuk jalan keluar dari lahirnya konflik dalam proses tersebut.
"Apa yang dilakukan Kapolri terhadap 56 mantan pegawai KPK harus kita apresiasi, yang dilakukan Kapolri sebagai jalan keluar untuk mengatasi atas konflik tersebut," kata Pakar Komunikasi Politik Universitas Pelita Harapan, Emrus Sihombing dalam diskusi virtual dengan tema "Pro Kontra Kapolri Rekrut 56 Mantan Pegawai KPK" di Jakarta, Senin (4/10/2021).
Baca juga: KPK Apresiasi Kapolri Rekrut 56 Pegawai yang Gagal Tes Wawasan Kebangsaan
Selanjutnya, Emrus mengatakan, Polri merupakan Institusi yang kredibel, pasalanya tawaran tersebut tidak akan memperkeruh kondisi yang ada saat ini.
"KPK dibawah Firli tetap melakukan kegiatan penegakan Korupsi, kita lihat dua Menteri kena OTT, selain itu wakil DPR juga kena. Itu tandanya KPK tetap tajam ke semua pihak. Tawaran dari Kapolri telah sesuai konstitusi dan sesuai peraturan yang dikeluarkan Mahkamah Agung," ujarnya.
Baca juga: 56 Pegawai KPK Direkrut Polri, Ini Kata Istana
Dalam kesempatan yang sama, Pengurus Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Surya Vandiantara menyatakan, sikap Kapolri untuk merekrut tersebut merupakan sikap kenegarawanan yang perlu kita acungkan jempol.
"Bahwa tawaran bapak Kapolri merupakan solusi dan merupakan sikap kenegarawanan yang di tunjukkan sebagai pejabat di Institusi Polri," ucap Surya.