Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

2 Menteri dan 700 Warganya Terkait 'Pandora Papers', PM Pakistan Janji Lakukan Penyelidikan

Susi Susanti , Jurnalis-Selasa, 05 Oktober 2021 |09:51 WIB
2 Menteri dan 700 Warganya Terkait 'Pandora Papers', PM Pakistan Janji Lakukan Penyelidikan
PM Pakistan Imran Khan (Foto: Reuters)
A
A
A

PAKISTAN - Perdana Menteri (PM) Pakistan Imran Khan mengatakan pemerintahnya akan menyelidiki warga terkait dengan laporan 'Pandora Papers'. tentang ekayaan global yang tersembunyi.

The Pandora Papers menghubungkan ratusan orang Pakistan, termasuk anggota kabinet Khan, dengan kekayaan yang secara diam-diam dipindahkan melalui perusahaan lepas pantai.

Mereka menempati peringkat di antara kebocoran keuangan terbesar dalam sejarah, mengungkap transaksi bisnis global dan tokoh politik.

Khan mengatakan dia akan mengambil tindakan jika ada kesalahan. Khan mengatakan dalam sebuah posting Twitter pada Senin (4/10) jika dirinya "menyambut baik" pengungkapan kekayaan di surat kabar.

Aset rahasia itu terungkap melalui penyelidikan global berdasarkan 12 juta file yang bocor ke International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ), yang telah bekerja dengan lebih dari 140 organisasi media di seluruh dunia.

(Baca juga: Istana: Aset Raja Abdullah di Luar Negeri Bukan Rahasia)

Menurut laporan media Pakistan, lebih dari 700 orang di negara itu disebutkan dalam laporan tu, di antaranya dua anggota kabinet.

Menurut dokumen yang bocor, Shaukat Tarin, menteri keuangan negara itu, dan anggota keluarganya memiliki empat perusahaan lepas pantai.

Tariq Fawad Malik, penasihat keuangan yang menangani dokumen untuk perusahaan, mengatakan kepada ICIJ bahwa perusahaan didirikan oleh keluarga Tarin dengan tujuan berinvestasi di bank dengan koneksi bisnis Saudi. Tapi kesepakatan itu tidak berlanjut.

(Baca juga: Elit Dunia Bereaksi Usai Nama Mereka Disebut dalam 'Pandora Papers')

Dokumen yang bocor juga menunjukkan bahwa Chaudhry Moonis Elahi, menteri sumber daya air, menarik diri dari membuat investasi yang direncanakan melalui pajak lepas pantai setelah dia diperingatkan bahwa investasi tersebut akan dilaporkan ke otoritas pajak negara itu.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement