Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

4 Jenderal yang Jadi Tokoh Penting TNI, dari Soedirman hingga Slamet Riyadi

Tim Litbang MPI , Jurnalis-Selasa, 05 Oktober 2021 |07:14 WIB
4 Jenderal yang Jadi Tokoh Penting TNI, dari Soedirman hingga Slamet Riyadi
Jenderal Soedirman saat dilantik menjadi Panglima Besar TNI oleh Presiden Soekarno. (Foto: Perpusnas)
A
A
A

Laksamana RE Martadinata

Raden Eddy Martadinata atau yang lebih dikenal dengan R.E Martadinata merupakan pahlawan nasional Indonesia, yang juga berjasa dalam TNI terutama TNI AL (Angkatan Laut). Ia lahir pada Maret 1921 di Lengkong Besar, Bandung.

Mengutip informasi dalam laman Pusat Sejarah TNI, R.E Martadinata menggalang persatuan dan kekuatan demi menyongsong kemerdekaan, bersama beberapa pelaut lain seperti Suparlan, Achmad Hadi dan Untoro Kusmardjo. Hingga akhirnya, BKR atau Badan Keamanan Rakyat Laut Pusat terbentuk di Jakarta pada 10 September 1945.

Martadinata ditunjuk sebagai pimpinan laut BKR-Banten, dan bertugas membendung masuknya tentara asing ke pulau Jawa. BKR Laut resmi berubah nama menjadi TKR Laut, ketika lahirnya TKR (Tentara Keamanan Rakyat) pada 5 Oktober 1945. Sebulan kemudian, nama itu berubah lagi menjadi ALRI atau Angkatan Laut Republik Indonesia. Martadinata adalah salah satu tokoh dibalik terbentuknya ALRI. Keinginannya yang kuat untuk membangun ALRI terlihat ketika ia mengusulkan gagasan dilakukannya pendidikan profesional untuk ALRI.

Laksamana R.E Martadinata gugur pada 6 Oktober 1966, tepat sehari setelah perayaan HUT TNI. Ketika itu, helikopter yang ia kemudikan jatuh di Puncak, Jawa Barat. Dirinya diangkat sebagai pahlawan Nasional, berdasarkan surat keputusan Presiden RI no. 22 tahun 1966.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement