Share

Pulihkan Keamanan dan Ketertiban, Ratusan TNI-Polri Berjaga di Yahukimo Papua

Puteranegara Batubara, Okezone · Rabu 06 Oktober 2021 18:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 06 340 2482306 pulihkan-keamanan-dan-ketertiban-ratusan-tni-polri-berjaga-di-yahukimo-papua-ya28oNkVNf.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ratusan personel TNI-Polri berjaga di Yahukimo, Papua, pasca-kerusuhan yang terjadi pada 3 Oktober 2021 lalu. Setidaknya, ada tiga satuan setingkat kompi (SSK) yang disiagakan di lokasi.

"Berikutnya situasi di Yahukimo, situasi kondusif, aparat keamanan TNI-Polri berkekuatan 3 SSK berada di Yahukimo," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta Selatan, Rabu (6/10/2021).

Menurut Rusdi, 3 ssk yang setara dengan 300 personel itu dikerahkan berjaga guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat kembali pulih pascaperistiwa itu.

"Untuk memulihkan kembali situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Yahukimo," ujar Rusdi.

Mengingat, sampai dengan saat ini sebanyak 3.609 warga di Yahukimo, Papua, masih belum berani kekediamannya masing-masing atau mengungsi.

Baca juga: 3.609 Warga Yahukimo Masih Mengungsi Pasca-Kerusuhan

"Masih ada warga sekitar Yahukimo yang masih mengungsi, masih meminta perlindungan, terctaat 3.609 masih berlindung," ujar Rusdi.

Rusdi mengungkapkan, mereka masih memutuskan untuk mengungsi di kantor TNI, Polisi dan Gereja. Pasalnya, warga masih merasa aman jika berada di tiga tempat itu.

Baca juga: Polisi Tetapkan 22 Tersangka Kasus Kerusuhan di Yahukimo, Kemungkinan Bertambah

"Pada beberapa tempat tiga tempat di Mapolres Yahukimo, Gereja, Koramil Dekai masih perlindungan keamanan disana," ucap Rusdi.

Untuk diketahui, peristiwa itu bermula pada 3 Oktober 2021, pukul 12.45 WIT ketika massa Suku Kimyal pimpinan Kepala Suku Morome Keya Busup menggunakan dua unit mobil minibus membawa alat tajam seperti busur panah dan parang mendatangi masyarakat Suku Yali.

Kemudian, sekitar pukul 12.50 WIT, personel Polres Yahukimo mendapat informasi dari warga bahwa telah terjadi penyerangan terhadap masyarakat Suku Yali. Kasat Intelkam AKP I Nengah S Gaspar bersama 20 personel lainnya kemudian langsung menuju lokasi.

Sekitar pukul 13.00 WIT, kelompok massa tersebut berhasil dihalau dan kemudian meninggalkan TKP dengan menggunakan dua unit minibus menuju ke Komplek Suku Yali di perumahan masyarakat komplek Telkomsel.

Pukul 13.20 Wit, massa kembali melakukan penyerangan terhadap masyarakat Suku Yali yang berada di Hotel Nuri, dilanjutkan dengan pembakaran gedung hotel.

Baca juga: Polri Ungkap Kronologi Meninggalnya Mantan Bupati Yahukimo Abock Busup

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini