JAKARTA - Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh menceritakan kisah menarik saat dia menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika serta Menbudpar Ad-Interim pada Kabinet SBY-JK.
(Baca juga: Dewan Pers Minta Pemberitaan soal Virus Korona Tak Bikin Panik Masyarakat)
Kala itu, M Nuh dan istri menghadiri acara final salah satu kontes kecantikan. Pengaturan protokoler membuat tempat duduk dirinya dan istri terpisah jauh.
Pada salah satu sesi, pembawa acara meminta M Nuh untuk memasangkan selempang gelar kepada pemenang kontes.
(Baca juga: Dewan Pers Kembali Sertifikasi Wartawan pada Mei 2021)
"Saya pun maju. Puteri Indonesia di samping kanan dan Miss Universe di samping kiri. Lalu saya pasangkan selempang kepada pemenang," tutur M Nuh mengawali ceramahnya dalam Sarasehan Pusat Teritorial TNI AD (Pusterad) di Bekasi, Rabu (13/10).
Saat itulah dia sempat beradu pandang dengan sang istri yang duduk agak di bagian sudut. Ekspresinya cemberut. Mantan mendikbud itu langsung paham ada sesuatu yang membuat istrinya tidak nyaman.
Seusai acara, dalam perjalanan pulang, dia bertanya kepada istri kenapa diam saja dan wajahnya muram? Benar saja. Istrinya langsung mengingatkan supaya M Nuh jangan pernah mau lagi diminta memasangkan selempang ke pemenang kontes kecantikan.
"Lho, kenapa? tanya saya. Istri saya langsung jawab, 'Rumah tangga goyah!'" beber M Nuh menirukan ucapan istrinya disambut tawa hadirin.
Untuk menenangkan, M Nuh lalu menyatakan kepada sang istri bahwa dirinya adalah pengikut "aliran" setia. "Pokoknya jangan khawatir," ucapnya sambil memandang mesra sang istri.
Istrinya pun luluh dan kembali tersenyum. "Jadi setia itu penting dan jangan hanya di ucapan," tutup M Nuh.
(Fahmi Firdaus )