Mencekam! 5 Fakta Kerusuhan Akibat Penistaan Alquran, 4 Orang Ditembak Mati

Lutfia Dwi Kurniasih, Okezone · Jum'at 15 Oktober 2021 20:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 15 18 2487067 mencekam-5-fakta-kerusuhan-akibat-penistaan-alquran-4-orang-ditembak-mati-CcUYn97xE9.jpg Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

DHAKA - Kerusuhan pecah diduga akibat penistaan Alquran hingga menyebabkan empat orang ditembak mati di Kota Hajiganj, Bangladesh pada Rabu 13 Oktober 2021.

Penembakan terjadi aat ratusan orang merusak beberapa kuil Hindu. Berikut sejumlah faktanya:

1. Penyebab Kerusuhan

Kerusuhan yang berakibat perusakan terhadap kuil Hindu di Kota Hajiganj, hingga memakan korban meninggal dunia, disebabkan video viral dugaan penodaan Alquran.

Insiden terjadi lantaran kehebohan rekaman video Alquran yang diletakkan di lutut patung dewa Hindu Hanuman dalam sebuah festival keagamaan. 

Rekaman video tersebut tentunya mengundang kemarahan warga. Terlebih warga negara tersebut mayoritas muslim. 

2. Bentrok Warga dengan Polisi

Sekitar lebih dari 500 orang turun dalam kerusuhan tersebut dan merusak kuil Hindu. Dalam insiden utama, massa menyerang sebuah kuil Hindu dan bentrok dengan polisi di kota selatan Hajiganj.

Guna melerai kerusuhan tersebut polisi setempat menembaki gerombolan. Penembakan itu menyebabkan empat orang tewas dan puluhan terluka, termasuk 15 petugas polisi, kata kepala polisi setempat Milon Mahmud kepada AFP.

Baca juga: Kecam Aksi Pembakaran Alquran, Kemlu RI Panggil Diplomat Swedia dan Norwegia

3. Perintah Penyelidikan

Pemerintah Bangladesh memerintahkan penyelidikan atas kekerasan tersebut, dengan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa siapa pun yang terlibat akan dihukum dan meminta warga untuk menjaga ketertiban.

Seorang inspektur polisi juga mengonfirmasi keempat orang telah tewas ditembak mati. Polisi mengatakan hakim setempat telah memerintahkan larangan pertemuan di daerah itu dan tujuh orang telah ditangkap.

4. Tempat Kejadian Perkara

Inspektur Polisi, Monir Ahmed kepada AFP menjelaskan Kuil Hindu yang diserang berada di distrik timur Cumilla, tempat dugaan penodaan kitab suci Islam terjadi.

Adapun surat kabar The Daily Star yang diedarkan secara massal melaporkan bahwa berhala dewa dan kuil Hindu dirusak di dua distrik pedesaan utara, sementara pihak berwenang meningkatkan keamanan di kota selatan Chittagong, yang merupakan rumah bagi populasi Hindu yang cukup besar.

Umat Hindu, yang populasinya sekitar 10 persen dari 169 juta penduduk Bangladesh, telah menghadapi kekerasan sporadis dalam beberapa tahun terakhir, yang sering dipicu oleh rumor yang tersebar di media sosial.

Diketahui sebelumnya massa pernah merusak setidaknya lima kuil Hindu dan menyerang properti pada 2016 atas posting Facebook yang mengejek salah satu situs paling suci Islam.

Selama seminggu terakhir, umat Hindu akan merayakan festival tahunan terbesar mereka, yakni Durga Puja, yang memuncak dengan umat yang membenamkan berhala dewi Durga di sungai pada Jumat (15/10/2021) hari ini.

5. Situasi Berangsur Membaik

Berdasarkan informasi lebih lanjut, saat ini situasi berangsur membaik.

"Situasi aman sekarang. Ratusan polisi, Batalyon Elit Aksi Cepat dan penjaga perbatasan telah dikerahkan," kata wakil kepala polisi Lutfar Rahman, seraya menambahkan setidaknya 40 orang telah ditangkap.

Polisi juga bentrok dengan ratusan orang di kota timur laut Zakiganj setelah kerumunan berkumpul di pusat kota untuk memprotes.

"Beberapa orang dan beberapa petugas polisi terluka. Massa menyerang dan merusak mobil polisi dan administrator lokal. Kami telah mengerahkan polisi tambahan," tambahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini