Kejar-kejaran dengan Polisi, 2 Pengedar Sabu Nyusruk

Edy Irawan, iNews · Jum'at 15 Oktober 2021 12:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 15 340 2486702 kejar-kejaran-dengan-polisi-2-pengedar-sabu-nyusruk-XPZNhTnvTp.jpg Penangkap bandar sabu di Bima (foto: ist)

BIMA - Dua pemuda di Bima-Nusa Tenggara Barat, akhirnya diringkus oleh tim Cobra Bravo Satuan Narkoba Polres Bima Kota, setelah petugas mengetahui keduanya membawa narkotika jenis sabu, Kamis 14 Oktober 2021.

Aksi penangkapan keduanya berlangsung dramatis. Pelaku yang berboncengan dengan menggunakan sepeda motor suzuki jenis Satria FU terlibat aksi kejar kejaran dengan petugas yang menggendarai sebuah mobil.

Baca juga:  Edarkan Ekstasi Hello Kitty, 2 Pengedar Digerebek di Kontrakannya

Tepat di depan SMP Negeri 2 Kota Bima, di jalan bougenfil Kelurahan Nae, Kecamatan Rasanae Barat, kedua pelaku akhirnya terjatuh setelah benturan dengan mobil polisi.

"Saat digeledah, dari tangan kedua pelaku yang diketahui bernama Syarif (28) dan Ramadan (25), didapatilah sejumlah barang bukti seperti 7 poket sabu dan uang tunai Rp 5 juta yang diduga dari hasil penjualan barang haram tersebut," kata Kapolres Bima Kota, AKBP Henry Novika Chandra, melalui Kasat Narkoba Iptu Tamrin, pada Jumat (15/10/2021).

Dari data Kepolisian setempat, salah seorang dari pelaku merupakan bandar narkoba yang sering bertransaksi tak jauh dari lokasi penangkapan. Akan tetapi, keduanya pun telah menjadi incaran pihak Kepolisian setelah aksi mereka kerap meresahkan warga sekitar.

"Penangkapan tersebut bermula dari informasi warga yang sering mengetahui adanya transaksi narkoba. Kerap aksi para pelaku sering meresahkan warga sekitar," tegasnya.

 Baca juga: Buat Biaya Hidup, Pemuda Serabutan Nekat Tanam dan Edarkan Ganja

Aksi penangkapan ini pun dipertontonkan warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut di TKP. Kedua pelaku sudah tak berkutik setelah terjatuh saat benturan dengan mobil petugas.

Petugas yang turun dari kendaraannya langsung meringkus keduanya. Dengan leluasan semua barang bukti diamankan dari dalam saku celana. Usai diinterogasi awal di TKP, kedua pelaku digelandang berikut seluruh barang bukti diamankan ke kantor Satuan Narkoba untuk periksa lebih lanjut.

"Tidak ada tolerir bagi pelaku kejahatan narkotika. Mereka harus diperangi agar para remaja dan generasi muda lainnya tidak terpengaruhi oleh barang haram yang mereka edarkan. Kita tahu sendiri, jika narkoba telah merasuki seseorang, maka tidak mudah untuk keluar atau terbebas dari pengaruh barang tersebut," jelas Henry.

Sementara itu, dari hasil pemeriksaan kedua pelaku, aparat Kepolisian telah mengantongi identitas dari pelaku lainnya yang kerap pula bertransaksi narkoba.

"Saat ini, di Satuan Narkoba telah kami pasang dua tim opsnal yang akan memberantas para mafia narkotika. Kedua tim ini akan bergerak masing-masing, dengan peralatan lengkap," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini