Banjir Bandang Tolitoli, BNPB: Korban Masih Didata

Ari Sandita Murti, Sindonews · Minggu 24 Oktober 2021 03:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 24 340 2490750 banjir-bandang-tolitoli-bnpb-korban-masih-didata-nNtuqMPI9J.jpg Foto: Istimewa

JAKARTA - Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menyebutkan, banjir bandang terjadi di wilayah Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu 23 Oktober 2021, sekitar pukul 18.00 waktu setempat.

"Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tolitoli menginformasikan pihaknya terus melakukan pendataan dampak peristiwa tersebut. Menyikapi kondisi ini, Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB terus melakukan koordinasi dengan BPBD setempat," ujarnya melalui keterangan tertulis.

Menurutnya, dampak korban jiwa dan kerugian material masih dalam pendataan di lokasi banjir bandang. Informasi awal yang diterima menyebutkan banjir bandang melanda Desa Malangga, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli.

Abdul mengatakan bahwa BPBD menginformasikan bencana ini dipicu oleh curah hujan yang tinggi. Dia menerangkan, BPBD di tingkat provinsi telah berkoordinasi dengan instansi terkait di tingkat kabupaten. Di samping itu, BPBD Provinsi Sulawesi Tengah telah menurunkan personel tim reaksi cepat untuk mendukung BPBD kabupaten.

Baca juga: Curah Hujan Tinggi, Banjir Bandang Terjang Tolitoli

Dia pun mengingatkan, melihat peringatan dini cuaca BMKG, wilayah Sulawesi Tengah berpotensi hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang pada hari ini hingga dua hari ke depan (24-25 Oktober 2021). 

Baca juga: Banjir Bandang dan Tanah Longsor Terjang Bandung Barat

Sedangkan pada pantauan prakiraan cuaca di tingkat kecamatan, wilayah Galang terpantau berpotensi cerah berawan hingga hujan ringan pada dua hari ke depan.

"Sementara itu, analisis inaRISK mencatat sebanyak 9 kecamatan berada pada bahaya banjir bandang pada kategori sedang hingga tinggi. Kecamatan Galang termasuk dalam wilayah pada kategori tersebut. Sejumlah kecamatan lain yang berada pada potensi bahaya banjir bandang yaitu Kecamatan Dampal Selatan, Dampal Utara, Dondo, Basidondo, Baolan, Lampasio, Tolitoli Utara dan Dako Pamean," katanya.

Baca juga: Banjir Bandang Menerjang, Istri Dengar Jeritan Suami Minta Tolong dalam Sambungan Telefon

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini