Kronologi Penyekapan Satu Keluarga di Padang, 1 Korban Tewas Ditusuk

Rus Akbar, Okezone · Minggu 24 Oktober 2021 18:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 24 340 2490987 kronologi-penyekapan-satu-keluarga-di-padang-1-korban-tewas-ditusuk-5SBbcYPmCf.jpg Satu orang tewas dalam kasus perampokan di Padang. (Ist)

PADANG - Kasus perampokan disertai pembunuhan terjadi di Jalan Kelok, Belimbing, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Dalam peristiwa itu, komplotan pelaku membunuh satu orang dan melarikan harta benda.

Pihak Polsek Kuranji pun menyelidiki kasus ini. Kapolsek Kuranji AKP Sutrisman menjelaskan, korban tewas adalah Yuni Nelti (59) sementara suaminya Kusbiantara (58) mengalami patah tulang.

"Tadi info sementara, namun setelah kita melakukan pemeriksaan korban memang ada dua orang, satu meninggal dunia merupakan korban, sementara suaminya korban kedua patah tulang," ujarnya, Minggu (24/10/2021)

Kapolsek menjelaskan, sesuai dengan pemeriksaan di lapangan, awal kejadian salah satu anggota keluarga Robbi Fernandes (23), Sabtu (23/10) sekira pukul 21.00 WIB, sedang salat tiba-tiba tiga orang bertopeng langsung menyekap korban dan mengikat kaki dan tangan dengan tali.

"Padang pukul 05.00 dini hari tadi korban yang disekap dan diikat baru bisa melepaskan diri, kemudian langsung menuju ke rumah utama. Sesampainya di rumah utama di dengar ada terdengar ada suara orang menggedor-gedor pintu kamar lalu, kemudian membuka pintu ditemukan satu lagi anggota keluarganya Eni Natalia (23) perempuan juga terikat," ujarnya.

Baca Juga : Kasus Penyekapan Satu Keluarga, Pelaku Tusuk 1 Korban hingga Tewas karena Berteriak

Dua orang anggota keluarga tersebut kembali mendengar pintu kamar mandi di gedor-gedor di situ ditemukan Ani Asna (83) dalam kondisi terikat. Selanjutnya Robbi Fernandes kembali mendengar suara menggedor dari kamar mandi, lalu Robbi mendobrak kabar mandi ditemukan Kusbiantara (58) sudah tergeletak lalu korban diangkat ke kursi sofa.

"Kemudian Robbi memeriksa kamar tidur. Namun, kondisi terkunci lalu Eni Asna mencari kunci serap membuka pintu disitulah ditemukan korban kedua Yuni Nelti dalam kondisi tangan terikat ke belakang dan mulut ditutup dengan menggunakan kain. Lalu Robbi membuka ikatan tali serta menuju masjid dan meminta tolong pada jamaah yang sedang salat," ungkapnya.

Korban Kusbiantara dibawa ke rumah sakit karena patah tangan, sementara korban Yuni Nelti dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumbar.

"Dari hasil identifikasi satu unit mobil Honda Mobilio warna putih dengan nopol BA 1394 BQ hilang termasuk kartu ATM, empat ponsel dan receiver CCTV juga ikut dicuri. Kini, polisi sedang melakukan penyelidikan," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini